Cerita Penanganan HIV AIDS di Banjarbaru

Penderita HIV/AIDS Masih Enggan Berobat, Penyebabnya Diungkap KPA Banjarbaru

Penderita HIV/AIDS di Kota Banjarbaru ternyata masih ada yang enggan berobat sehingga menyulitkan mendeteksi penderitanya

Penderita HIV/AIDS Masih Enggan Berobat, Penyebabnya Diungkap KPA Banjarbaru
Dari KPA Banjarbaru untuk BPost
Pemeriksaan HIV/AIDS di Lapas Banjarbaru 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Penderita Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) dan HIV (human immunodeficiency virus) di wilayah Kota Banjarbaru ternyata masih ada yang tidak mau berobat.

Akibatnya Komisi Penanggulangan AIDS Kota Banjarbaru mengalami kendala untuk mendeteksi pasien baru penderita HIV/AIDS.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kota Banjarbaru Edi Sampana mengatakan bahwa masih tinggi diskriminasi terhadap pengidap HIV/AIDS baik oleh petugas kesehatan, masyarakat umum dan keluarga mereka sendiri.

"Karena itu cukup banyak pengidap HIV yang merahasiakan penyakitnya kepada keluarganya," katanya, Kamis, (20/6/2019).

Belum lama ini bahwa pihaknya kembali menemukan satu pengidap baru. Meski pada bulan puasa tadi, kegiatan luar gedung untuk tes HIV tidak dilakukan.

Baca: Gencar Disosialisasikan Tentang Bahayanya, Penderita HIV/AIDS Di Banjarbaru Tetap Bertambah

Baca: Kalteng pedia : Alur Sungai Mentaya Makin Dangkal, Lalulintas Kapal Terganggu

Baca: Pelangggannya Istri Pejabat, Tiap Model Baru Selalu Dibeli

Baca: Saksi Prabowo-Sandi Mengaku Diintimidasi Setelah Rekam KPPS Coblos 15 Surat Suara dan Viral

"Jadi tidak ada temuan pada satu bulan terakhir karena memang tidak dilakukan tes HIV. Tetapi satu temuan pasien baru ini ditemukan di pelayanan statis," katanya.

Dijelaskannya bahwa Jumlah pasien HIV yang masih hidup memang terus bertambah. Karena pasien baru terus ditemukan sedang pasien lama tidak berkurang dengan catatan meninggal dunia karena terus diobati (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved