Berita Banjarmasin

Pengamat Muda ULM Ini Berharap Anggota Dewan Terpilih Bisa Buktikan Diri Dengan Kinerja

Dewan harus mampu menjembati suara rakyat apalagi hari-hari ini tingkat kepercayaan masyarakat terhadap legislatif cukup lemah dengan kinerja bersih.

Pengamat Muda ULM Ini Berharap Anggota Dewan Terpilih Bisa Buktikan Diri Dengan Kinerja
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Peneliti sekaligus dosen muda Muhammad Erfa Redhani 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemilihan anggota legislatif telah selesai dan para anggota dewan terpilih bakal dilantik beberapa bulan lagi. Banyak harapan masyarakat terhadap para anggota dewan baru ini.

Dosen FH Universitas Lambung Mangkurat/ Penelitu Pusat Kajian Anti Korupsi dan Good Governance ULM, Muhammad Erfa Redhani pun mempunyai pandangan sendiri terhadap para anggota dewan ini.

Menurutnya melihat anggota dewan terpilih priodesisasi saat ini memang kebanyakan didominasi oleh muka-muka baru dan hampir mungkin separo lebih adalah pendatang baru. Dan soal penampilan seperti atribut anggota dewan seperti pakaian sudah diatur dan merupakan fasilitas yang didapat oleh para anggota dewan begitu mereka terpililih.

Dan sesuai dan menurut regulasi atau aturan juga hal itu tak dilarang dan boleh-boleh saja untuk menganggarkan hal itu karena itu hak para anggota dewan yang terpilih.

Baca: Penjelasan Resmi Mendikbud Muhadjir Effendy Soal PPDB 2019, Cek Poin Zonasi dan Tenaga Pendidik

Namun penggunaan hal itu misalnya untuk baju anggota dewan itu seharusnya bisa dihemat dan tidak juga dengan harga yang mahal. Jika ada yang berkualitas dan juga lebih murah kenapa tidak dipilih atau mengedepabkan efisiensi keuangan daeeah,

Yang paling penting itu sebenarnya bukannya fasilitas yang didapatkan oleh para anggota dewan meskipun itu hak anggota dewan yang mana setelah mereka jika terpilih mendapatkan fasilitas dari negara baik selain baju, mobil dinas tunjangan dan lainya yang mereka dapat.

Namun perlu diingat fasilitas yang didapat oleh mereka sebagai anggota dewan itu dan diberikan oleh negara itu tentuntya berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan tentunya APBD itu berasal dari uang rakyat, pajak dan lainnya.

Dimana diharapkan mereka nantinya (anggota dewan, Red)) harus sesuai dengan kinerja yang mereka lakukan ke depanya.

Baca: Travel Ini Berlakukan Denda Rp 1 Miliar Bila Jemaah Umrah Lari dari Rombongan jadi TKI Ilegal

Kita melihat masih ada anggota dewan yang hadir rapat baik rapat di paripurna, rapat-rapat di komisi sering kali ditemukan kosong atau sedikit dan itu hanya soal kehadiran saja belum lagi kinerja dan lainjya.

Harapan kita semua tentunya terhadap para anggota dewan yang terpilih nantinya untuk lebih membuktikan kinerja mereka.

Soal fasilitas memang hak mereka di dapat usai menjadi anggota dewan namun kinerja juga harus dibuktikan untuk menyanmpaikan aspirasi dari masyarakat yang telah memilih mereka.

Dan dewan yang dipilih itu mengemban daulat rakyat dimana mereka dipilih oleh rakyat untuk mewakili suara dan aspirasi rakyat di lembaga perwakilan, harapannya suara rakyat itu jangan dikhianati.

Dimana bentuk penghianatan suara rakyat itu misalnya korupsi dan tidak menjalankan fungsi dewan dengan maksimal.

Baca: Fatwa MPU Aceh Putuskan Game PUBG Haram, Sarankan untuk Diblokir karena Ancam Simbol Agama

Dewan baru hendaknya banyak belajar tentang tugas dan fungsi dewan dengan serius tidak hanya sekadar dilantik dan hadir tapi tidak punya peran strategis di masyarakat.

Dewan harus mampu menjembati suara rakyat apalagi hari ini tingkat kepercayaan masyarakat terhadap legislatif cukup lemah dan dewan baru ini harus mampu merubah paragidma dengan menunjukan kinerja yang bersih dan korupsi. (Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved