Opini

Penyembuhan LGBT Secara Psikologis

Indonesia adalah negara yang memegang teguh ajaran agama, perilaku seksual yang menyimpang tentu tidak dapat diterima, termasuk kelompok LGBT

Penyembuhan LGBT Secara Psikologis
net
Ilustrasi 

Oleh: Mutia Hafizah
Mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pada saat ini fenomena kelompok LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender) menjadi isu yang tengah marak dibicarakan oleh masyarakat Indonesia.

LGBT bukanlah hal yang baru dinegeri ini.  Telah banyak pertemuan-pertemuan yang penting yang membahas tentang melegalisasikan kelompok LGBT di Indonesia.

Indonesia adalah negara yang memegang teguh ajaran agama, sehingga perilaku seksual yang menyimpang tentu tidak dapat diterima begitu saja, termasuk kelompok LGBT.

Kini kelompok LGBT di Indonesia didiskriminasi, bahkan dibenci oleh masyarakat, karena sebagian masyarakat Indonesia menganggap bahwa LGBT itu melanggar norma, adat, maupun agama.

Berbagai lembaga survei luar negeri maupun dalam negeri menyebutkan bahwa di Indonesia ada 3 persen dari total penduduknya yang menjadi anggota komunitas LGBT.

Baca: Balasan menohok Gading Marten Saat Gisella Anastasi Bawa Gempita Bersama Wijaya ke Australia

Baca: Kandidat Cagub Kalteng Bermunculan, Habib Ismail Siap Bersaing Dengan Sugianto di Pilgub 2020

Baca: Kelebihan Jualan Online, Hj Yani Apriana : Barang Tak Dicoba dan Tak Ada Tawar Menawar Harga

Baca: Penderita HIV/AIDS Masih Enggan Berobat, Penyebabnya Diungkap KPA Banjarbaru

LGBT di Indonesia sekarang semakin berani menampakkan eksistensi dirinya di khalayak ramai tanpa merasa risih ataupun malu.

Kehadiran LGBT di Indonesia menuai pro dan kontra. Propagandanya tidak terlepas dari penerapan system demokrasi. Sistem ini memberikan ruang kebebasan bagi para pelaku seks menyimpang seperti LGBT ini.

Banyak ditemukan kasus LGBT di Indonesia seperti, pesta gay di Kelapa Gading yang mengagetkan masyarakat Indonesia.

Kasus ini diduga 114 pria homoseksual, di ruko yang sebagai lokasi pesta seks gay, dan kasus ini menjadi sorotan dunia.

Halaman
123
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved