Berita Tapin

Rusak Pot Bunga Hias Milik Pemkab Tapin, Lelaki Ini Terpaksa Direhabilitasi Selama Setahun

Farhan (25) dijemput petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin dari RSUD Hasan Basri Kandangan, Hulu Sungai Selatan

Rusak Pot Bunga Hias Milik Pemkab Tapin, Lelaki Ini Terpaksa Direhabilitasi Selama Setahun
Satpol PP Tapin
Farhan (25) (3 dari kanan) dijemput petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin dari RSUD Hasan Basri Kandangan, Hulu Sungai Selatan, Kamis (20/6/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Farhan (25) dijemput petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin dari RSUD Hasan Basri Kandangan, Hulu Sungai Selatan, Kamis (20/6/2019).

Penjemputan itu dibenarkan Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin, H Mahyudin untuk dirujuk di Yayasan Rehabilitasi Mental dan Ketergantungan Napza di Sungailulut, Kota Banjarmasin.

"Hari ini tadi, anggota saya menjemput di RSUD Hasan Basri untuk dibawa ke Yayasan Rehabilitasi Mental dan Ketergantungan Napza di Sungailulut, Kota Banjarmasin," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id.

Farhan, warga Kelurahan Kupang, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin merupakan pelaku tunggal yang merusak jejeran pot bunga hias yang ditempatkan pemerintah Kabupaten Tapin di area pedestrian.

"Pelaku yang merusak pot bunga selama ini sebelumnya pernah dikirim ke RSJ Sambang Lihum. Ini kami tempatkan lagi di Yayasan Rehabilitasi di Sungailulut Banjarmasin selama satu tahun. Ini sebagai efek jera bagi orang yang merusak aset Pemerintah Kabupaten Tapin," katanya.

Baca: Juli 2019 Gaji ke-13 Cair, Bayaran Perdana Bagi ASN Baru di Lingkungan Pemko Banjarmasin

Baca: Sikap Puput Nastiti Devi Saat Dampingi Ahok BTP Makan Bersama Pejabat di Luar Negeri Disorot

Sebelumnya, Farhan dijemput petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin pasca kedapatan merusak pot bunga di trotoar jalan depan SDN Rangda Malingkung 1.

Bersama keluarganya, Farhan diperiksa tim medis IGD RSUD Datu Sanggul Rantau untuk dirujuk ke RSUD Hasan Basri Kandangan.

Direktur RSUD Datu Sanggul Rantau, H Milhan membenarkan jerawatnya melakukan tindakan medis kepada pelaku yang merusak pot bunga hias milik Pemerintah Kabupaten Tapin.

"Pasien dengan gangguang kejiwaan itu perlu perhatian ekstra dari kerabat dan keluarga. Ini agar setiap hari mengonsumsi obat. Obat yang kami beri itu harus diminum setiap hari, tidak boleh terputus. Kalau terputus kambuh lagi," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved