Berita Tapin

Terkait Ancaman Nyata, Babinsa Seluruh Tapin Dikumpulkan, Begini Harapan Dandim 1010 Rantau

Bintara Pembina Desa (Babinsa) se Kabupaten Tapin dikumpulkan di Aula Makodim 1010 Rantau, Jalan A Yani Kelurahan Bitahan, Kecamatan Lokpaikat

Tayang:
Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Didik Triomarsidi
Kodim 1010 Rantau
Bintara Pembina Desa (Babinsa) se Kabupaten Tapin dikumpulkan di Aula Makodim 1010 Rantau, Jalan A Yani Kelurahan Bitahan, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (20/6/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Bintara Pembina Desa (Babinsa) se Kabupaten Tapin dikumpulkan di Aula Makodim 1010 Rantau, Jalan A Yani Kelurahan Bitahan, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (20/6/2019).

Tujuan para Babinsa se Kabupaten Tapin dikumpulkan dalam rangka optimalisasi tugas satuan teritorial.

Tim Asistensi Tehnis (Asnis) Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 1010 Rantau.

Pimpinan Tim, Letkol Inf Prasetyo mengaku kunjungan Tim Asnis tersebut untuk memberikan pengarahan dan pembekalan serta bimbingan teritorial (Bimter) dalam rangka pembinaan kesiapan aparat komando kewilayahan dan kemampuan teritorial kepada prajurit Kodim 1010/Rantau.

Dihadapan para prajurit Kodim 1010/Rantau, Letkol Inf Prasetyo menjelaskan bahwa satuan kewilayahan merupakan fungsi teritorial yang menjadi fungsi utama untuk keberhasilan dalam suatu tugas kewilayahan, sehingga para Babinsa harus mampu meningkatkan komunikasi sosial, manajemen teritorial, pengumpulan data, analisa sesuai aspek geografi, demografi, dan kondisi sosial di lapangan.

Baca: Zodiak Cinta Jumat 21 Juni 2019 : Ramalan Asmara Leo Temukan Tambatan Hati, Libra Bertengkar, Aries?

Baca: Kado Tas Hermes Ivan Gunawan untuk Ayu Ting Ting yang Ulang Tahun, Harganya Ratusan Juta Rupiah!

Baca: Sulitnya Ranty Maria Punya Kekasih Baru Setelah Putus dari Ammar Zoni yang Nikahi Irish Bella

"Hal ini harus terwujud dalam rangka menghadapi berbagai ancaman nyata," tegasnya.

Dijelaskan Letkol Inf Prasetyo, fungsi utama diantaranya adalah pembinaan teritorial dimana untuk satuan kewilayahan dititik beratkan pada pembinaan teritorial di wilayah serta sejauh mana satuan kewilayahan mampu melaksanakan fungsinya dalam pembinaan teritorial.

Diharapkan Babinsa dapat mengoptimalkan Binter dengan cara mendampingi, mengawasi dan memotivasi masyarakat dalam upaya mengantisipasi ancaman dari luar maupun dari dalam.

"Ini agar upaya pembinaan teritorial satuan kewilayahan dapat terlaksana dengan benar dan tepat sasaran. Hal ini akan dijadikan sebagai bahan kajian pimpinan TNI AD untuk menentukan kebijakan-kebijakan yang akan dirumuskan di masa-masa mendatang.

"Untuk itu diharapkan data-data tentang Geo demo konsos dan data pendukung lainnya agar selalu diperbaharui sesuai dengan perkembangan waktu," harapnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 1010/Rantau, Letkol Inf Rio Neswan, M.M., M.I.K mengharapkan para Babinsa agar menindaklanjuti pengarahan yang disampaikan oleh tim Asnis Pusterad dan menjadikan pedoman dalam melaksanakan pembinaan wilayah.

Menurut Letkol Inf Rio Neswan, Babinsa sebagai ujung tombak satuan kewilayahan harus mampu secara optimal bekerja di lapangan dalam melaksanakan pembinaan teritorial untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved