Berita Banjarmasin

Dinas PUPR Banjarmasin Akui Serba Salah Soal Jembatan Beton Tutup Sungai Veteran

Keberadaan pembangunan beberapa jembatan beton menutup aliran Sungai Veteran Banjarmasin membuat bingung Kabid Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin

Dinas PUPR Banjarmasin Akui Serba Salah Soal Jembatan Beton Tutup Sungai Veteran
banjarmasinporst.co.id/edi nugroho
Pembangunan jembatan beton menutup Sungai Veteran Banjarmasin. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan tidak pernah memberikan rekonmendasi pembangunan jembatan ini karena bertentangan rencana pembangunan siring untuk proyek dua jalur dari Jalan Veteran sampai Sungai Lulut sepanjang 3,5 kilometer atau kawasan wisata desitinasi sungai. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Keberadaan pembangunan beberapa jembatan beton menutup aliran Sungai Veteran Banjarmasin membuat bingung Kabid Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Toni. Toni mengaku serba salah dengan jembatan beton di Sungai Veteran ini.

“Selama pembuatan pile slab (Jembatan penghubun) Jalan Veteran sisi kanan belum dikerjakan oleh Dinas PUPR Provinsi Kalsel, kita ngga bisa tegas, Lalu, warga atau pemilik ruko atau bangunan itu lewat dari mana. Hanya saja, salah warga itu menutup Sungai Veteran saja.” kata Kabid Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Toni, Jumat (21/6/19).

Toni mengaku tak pernah mengeluarkan izin rekomendasi teknis pembuatan sejumlah jemnbatan beton yang menutup Sungai Veteran. Dulu, ada beberapa pihak yang mengajukan pembuatan jembatan beton, namun ditolak oleh dinas PUPR,

Baca: Kisah Sebenarnya Lagu Ariel NOAH Dibongkar Luna Maya, Ayu Dewi Pastikan Sosok di Balik Lagu Dara

Baca: Aurel Hermansyah Mau Langsung Nikah, Simak Arsy Pilih Atta Halilintar atau Verrell Bramasta?

Baca: Pakai Sistem Zonasi PPDB 2019, SDN Melayu 5 Banjarmasin Berjuang Dapat Siswa Tambahan

“Iya kami tolak permintaan izin pembuatan jembatan beton di Sungai Veteran. Soalnya di sungai Veteran itu rencana pembangunan siring untuk proyek dua jalur dari Jalan Veteran sampai Sungai Lulut sepanjang 3,5 kilometer atau kawasan wisata desitinasi sungai kerjasama tiga pihak, yakni pemko, pemprov dan pemerintah pusat,” katanya.

(Banjarmasinspost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved