Berita Internasional

Dokter Australia Tumbuhkan Kulit Manusia, Pasien Luka Bakar 95 % Hanya Perlu 10 Hari untuk Sembuh

Seorang pria yang menderita luka bakar mengerikan hingga 95 persen dari tubuhnya telah mendapatkan kembali kulitnya setelah dokter

Dokter Australia Tumbuhkan Kulit Manusia, Pasien Luka Bakar 95 % Hanya Perlu 10 Hari untuk Sembuh
kompas.com
Ilustrasi laboratorium 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Seorang pria yang menderita luka bakar mengerikan hingga 95 persen dari tubuhnya telah mendapatkan kembali kulitnya setelah dokter menumbuhkan kulit itu di laboratorium. Perawatan yang dilakukan di Adelaide, Australia ini juga menjadi keberhasilan pertama di dunia.

Glenn Ogg, 33 tahun, mengalami luka bakar parah karena rumahnya yang ada di Australia Selatan terbakar Desember 2018.

Ogg mengatakan, dia tak terlalu ingat bagaimana si jago merah melahap habis rumahnya. Dia hanya mengingat saat sedang berjalan menjauhi rumah.

Dia menunggu ambulans dengan tetangga dan ketika mobil itu tiba, ia berjalan ke ambulans dan duduk di tempat tidur.

Ia kemudian diterbangkan ke Rumah Sakit Royal Adelaide di mana ia menghabiskan hanya sembilan hari dalam perawatan intensif.

Baca: Samsung Galaxy Note 10 Bakal Dibekali Kamera Triple Aperture? Sempurna Dimalam Hari

Baca: Honda Luncurkan Genio, Bagaimana Nasib Scoopy? Harga Keduanya Tak Jauh Beda

Baca: Pengalaman Buruk Ruben Onsu, Suami Sarwendah Ini Terkaget-kaget Lihat Tagihan Biaya Makannya, Kapok!

"Rasanya seperti mimpi yang aneh ketika saya bangun 10 hari kemudian, tetapi saya butuh waktu lebih lama dari itu untuk benar-benar sepenuhnya memahami apa yang telah terjadi," kata Ogg.

Perawatan Ogg melibatkan dua teknologi mutakhir, yang keduanya dikembangkan di Adelaide oleh direktur unit luka bakar rumah sakit dan Profesor peraih penghargaan, John Greenwood.

Yang pertama, dikenal sebagai Biodegradable Temporising Matrix (BTM), adalah pengganti kulit dan segera mengobati luka bakar dalam yang dialami Ogg - 85 persen dari total luas permukaan tubuh - dan kemudian menerapkan perawatan itu.

Dr Greenwood meneliti teknologi ini karena ia sedih melihat beberapa pasien tak bisa ditangani.

Teknologi kedua adalah proses menumbuhkan apa yang disebut "kulit yang ditumbuhkan secara buatan komposit" di laboratorium, yang memakan waktu sekitar lima minggu.

Untuk menumbuhkan kulit, cangkok diambil dari kulit kepala Ogg untuk membuat 26 lembar kulit.

Setelah kulit yang ditumbuhkan itu siap pada pertengahan Januari, Ogg mulai menjalani operasi untuk benar-benar menutup luka bakarnya.

"BTM tidak hanya dapat menahan luka bakar dalam kondisi sehat, tetapi memperbaikinya selama lima minggu untuk menumbuhkan kulit dan sangat penting dalam kelangsungan hidup awal dan kemajuan penyembuhan luka Glenn," kata Dr Greenwood.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved