Berita Banjarmasin

Ini Saran Psikolog Mendidik Anak Agar Mandiri

Menurut Shanty Komalasari MPsi, Psikolog, anak memang perlu diajarkan dan dilatih kemandirian sedini mungkin, dimulai hal kecil sederhana

Ini Saran Psikolog Mendidik Anak Agar Mandiri
istimewa
Shanty Komalasari, Psikolog 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menurut Shanty Komalasari MPsi, Psikolog, anak memang perlu diajarkan dan dilatih kemandirian sedini mungkin, dimulai hal kecil sederhana yang bisa anak lakukan. Tujuannya membuat dia belajar melakukan aktivitas yang mampu ia lakukan sendiri agar tidak ketergantungan dengan orang lain.

Awalnya dapat dilatih melakukan aktivitas bantu dirinya, misalnya belajar makan sendiri, memungut makanan yang jatuh setelah selesai makan, memakai baju sendiri, begitu juga sepatu atau sandal, membuang sampah di tempatnya, serta aktivitas lainnya terkait diri anak.

"Kegiatan ini perlu dibiasakan oleh orangtua kepada anak agar dan lebih baik dalam melakukannya," ujar psikolog dari Banjarmasin ini.

Saat anak melakukan apa yang diminta orangtua terkait melakukan aktivitas kebutuhannya secara mandiri, bisa diberikan reward misal berupa peluk dan cium.

Baca: Simak Cara Mantan Model Mendidik Kemandirian kepada Dua Buah Hatinya

Baca: Pesan Mendalam Luna Maya di Momen Ulang Tahun Mantan Kekasih Reino Barack yang Kini Suami Syahrini

Baca: Bila Seabrek Aplikasi Ini Tak Berfungsi di Ponsel Huawei Anda, Garansi 100 Persen Uang Kembali

Baca: Asisten Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Disorot Saat Unggah Foto Rafathar, Ada Kisah Tentang Lala

Baca: Respons Azka Corbuzier, Putra Deddy Corbuzier Saat Sang Ayah Pilih Jadi Mualaf

Dengan reward ini diharapkan aktivitas ini akan diulang oleh anak dengan perasaan menyenangkan, bukan beban.

Perlu juga bagi orantgua menyampaikan pada anak kenapa kemandirian perlu dilakukan.

Hindari menjelaskan pada anak bahwa dengan anak bisa makan sendiri maka akan membuat orangtua bisa mengerjakan tugas lainnya, karena ini merupakan bentuk pengabaian dan tidak perlu dijelaskan sebagai alasan utama.

Artinya, coba jelaskan dengan bahasa sederhana bahwa dengan bisa makan sendiri maka anak dapat mengira banyaknya suapan saat makan.
Makan sendiri itu hebat, sama seperti mama papa.

Jadi lebih berhati-hati menjelaskan yang disesuaikan usia anak.

Saat anak sudah dapat melakukan aktivitas bantu dirinya, anak bisa diberi tugas rutin antara laiin aktifitas harian yang ringan.

Membuka dan menutup gorden saat pagi dan siang, menyalakan dan mematikan lampu teras, mencuci sendok garpu, menyusun sepatu di rak dan lainnya.

"Rutin dilakukan setiap hari, hal ini akan mengajarkan anak disiplin dan tanggungjawab, oleh sebab itu perlu dilatih sejak dini," saran Shanty.

Bila anak sudah terbiasa dengan hal ini maka kegiatan yang melibatkan diri anak dalam melakukan aktifitas secara mandiri akan dapat ia lakukan, karena telah tumbuh di dalam dirinya kepercayaan diri dapat melakukan tugas yang diberikan kepadanya.

"Jangan lupa, beri reward positif yang akan menguatkan rasa percaya diri anak," tandasnya.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved