Berita Olahraga

Seminar Futsal, Pelatih Futsal Sampaikan Keluhan ini

Beragam permasalah terkait prestasi futsal di kota Banjarmasin dibahas dalam Seminar Futsal bertajuk Menakar Pembinaan dan Prestasi Futsal

Seminar Futsal, Pelatih Futsal Sampaikan Keluhan ini
Alfiansyah untuk BPost
Seminar Futsal bertajuk Menakar Pembinaan dan Prestasi Futsal kota Banjarmasin Dalam Menghadapi Persaingan di Tingkat Lokal dan Nasional yang digelar Litbang Armain Futsal Club 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Beragam permasalah terkait prestasi futsal di kota Banjarmasin dibahas dalam Seminar Futsal bertajuk Menakar Pembinaan dan Prestasi Futsal kota Banjarmasin Dalam Menghadapi Persaingan di Tingkat Lokal dan Nasional yang digelar Litbang Armain Futsal Club' di Kedaikoe, Sabtu (20/6/2019) pagi.

Narasumber yang didatangkan berkompenten mulai dari perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banjarmasin, KONI Banjarmasin dan perwakilan AFK Banjarmasin.

Kegiatan juga diisi sesi tanya jawab yang banyak diutarakan para pelatih futsal Banjarmasin.

Salah satunya pelatih Bambang dari Taruna dan PDAM Bandarmasih.

"Futsal mulai bergairah di Banua sejak 2004 namun hingga kini belum adanya kompetisi resmi. Ada kompetisi namun tidak dikelola oleh asosiasi, ke depan ada kompetisi bagi pemain sehingga ada wadah bagi mereka untuk bertanding," kata dia.

Senada, pelatih dari rumah futsal Banjarmasin, Indra menambahkan saat ini kompetisi tidak jalan sehingga saat para klub membina pemain ternyata dengan mudah pindah klub.

Baca: LIVE INDOSIAR & VIDIO.COM - Live Streaming Bali United vs PSIS Semarang di Liga 1 2019 Pekan 5

Baca: LINK Live Streaming Vidio.com Barito Putera vs Kalteng Putra Liga 1 2019 Sore Ini, Derby Papadaan!

Baca: LIVE INDOSIAR! Live Streaming Vidio.com Bali United vs PSIS Semarang Liga 1 2019 Mulai Jam 15.30 WIB

Baca: Live Streaming MNC TV & Jadwal Timnas Futsal Indonesia vs Iran di Piala AFC U-20 Futsal 2019

"Kita capek-capek membina ternyata pindah klub karena iming-iming besar. Jika ada kompetisi resmi, mereka resmi menjadi milik klub dan perpindahan pemain bisa terpantau," kata dia.

Riduan perwakilan Dispora Banjarmasin menerangkan masalah atlet futsal Banjarmasin untuk sementara ada program disentra putra dan disentra putri.

Pihaknya juga lagi pendataan atlet.

Sehingga atlet yang dulu berprestasi setelah tidak lagi jadi atlet tidak terperhatikan.

"Sehingga jangan lagi ada kabar atlet yang menjual medali karena kehidupannya yang sulit," kata dia didampingi rekannya Endah.

Dispora juga mengharapkan setiap kompetisi futsal harus berkoordinasi sehingga tidak ada kompetisi ilegal yang digelar.

Ketua panitia pelaksana Muhammad Alfiansyah mengatakan peserta diikuti 30 baik pelatih, pemerhati dan pemain futsal perwakilan klub.

"Seminar ini baru pertama kali digelar di Banua dan ini akan menjadi agenda Litbang Armain Futsal," tambah dia.

Banjarmasinpost.co.id/Khairil rahim

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved