Berita Tanahlaut

Bakal Bangun Kantor Baru Ini Rencana Konsep Pembangunan Gedung Baru Bupati Tanahlaut

Bahkan diketahui beberapa kali rombongan Wakil Bupati mendatangi Kemendagri untuk berkonsultasi untuk pemindahan kantor tersebut.

Bakal Bangun Kantor Baru Ini Rencana Konsep Pembangunan Gedung Baru Bupati Tanahlaut
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Lapangan sepak bola Pertasi Kencana yang bakal jadi lokasi pembangunan kantor bupati Tanahlaut 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Wacana pembangunan kantor bupati Tanahlaut di lokasi baru yaitu di Lapangan Bola Stadion Pertasi Kencana Pelaihari terus bergulir.

Bahkan diketahui beberapa kali rombongan Wakil Bupati mendatangi Kemendagri untuk berkonsultasi untuk pemindahan kantor tersebut.

Seperti diketahui kantor Bupati Tanahlaut rencananya bakal dipindahkan ke bangunan tetangganya yaitu Stadion Pertasi Kencana. Sementara stadion yang di dalamnya terdapat lapangan sepakbola bakal dipindah ke lokasi lain yang masih dalam penentuan.

Sekda Tanahlaut H Syahrian Nurdin kepada Banjarmasinpost.co.id, Minggu (23/6/2019) mengatakan usia bangunan kantor bupati yang sekarang sudah berusia 40 tahun. Sementara sekarang sudah tidak memungkinkan lagi, sebab ruangan yang digunakan tidak memadai dengan jumlah pegawai yang bertambah banyak.

Baca: Disbudpar Banjar Rangkul Naga 2019, Ini Program Jangka Pendeknya

Disamping itu juga Pemerintah Kabupaten Tanahlaut menginginkan kantor bupati bergabung menjadi satu dengan instansi yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik.

"Kami berinisiatif untuk pindah, rencananya kantor bupati tersebut juga akan ada unit pelayanan untuk masyarakat seperti Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan layanan publik lainnya," jelasnya.

Sebelum ke Kemendagri Pemkab Tanahlaut terangnya juga telah melakukan diskusi dengan Kementrian PUPR RI, Bappenas dan pihak Kementrian PUPR sendiri menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Tala menggunakan Pola Kerjasama Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha (PKPDBU) untuk pembangunan Kantor Bupati tersebut.

Baca: Ada Istri Raffi Ahmad Malah Puji Perempuan Lain, Saat Ketemu BLACKPINK, Nagita Slavina Pun Bereaksi

"Menurut dua kementrian ini PKPBDU paling aman bagi pemerintah daerah karena PKPBDU adalah pengecualian untuk mempercepat pembangunan daerah, artinya kalau dengan pola reguler normatif pasti lama," jelasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, bahwa PKPBDU juga harus mendapat persetujuan DPRD.
"Kalau pinjaman daerah kan hanya sampai dengan masa jabatan kepala daerah, kalau PKPBDU bisa sampai 20 tahun sampai 30 tahun maka dari itu harus ada persetujuan dari dewan," ucapnya.

Rencananya bangunan akan bertingkat lima lantai dengan panjang 80 meter, dan lebar 120 meter. Bangunan nantinya akan berbentuk huruf U.

Bangunan juga akan didanai dari APBD Perubahan di 2019 untuk dilaksanakan di 2020. Diperkirakan pembangunan kantor terpadu satu atap tersebut akan menelan anggaran Rp 160 miliar.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved