Berita Banjarbaru

Ketua Kamar Agama MA RI Harapkan ini Pada Hakim Agama di Kalsel

Hakim agama di Kalimantan Selatan diharapkan dapat lebih profesional, berintegritas dan melek informasi teknologi.

Ketua Kamar Agama MA RI Harapkan ini Pada Hakim Agama di Kalsel
banjarmasinpost.co.id/huda
Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung Ri, Amran Suadi ketika di Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin di Banjarbaru, Minggu (23/6/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Hakim agama di Kalimantan Selatan diharapkan dapat lebih profesional, berintegritas dan melek informasi teknologi.

Hal ini ditegaskan oleh ketua kamar agama Mahkamah Agung RI YM. Dr. Drs. H. Amran Suadi, S. H., M. H, di hadapan 69 hakim agama se Kalsel di Aula Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin di Banjarbaru, Minggu (23/6/2019).

Dalam kaitan ini pihaknya memberikan pembinaan yang bersifat teknis Yustisia, yakni meliputi hukum acara dan hukum material yang menjadi kewenangan pengadilan agama.

"Kini kewenangan Peradilan agama tidak hanya hukum keluarga dan hukum tentang harta (gonogini waris dan hibah), tapi sekarang ditambah dengan hukum ekonomi syariah," tandasnya.

Khusus untuk Aceh, sambungnya, malah ditambah lagi, yakni ditambah pidana khusus, yang dikenal Jinayat.

"Dalam Jinayat itu ada 10 item, semisal perzinahan, Khamar, khalwat berduaan di tempat sepi, dan sejenisnya. Itu kewenangan Peradilan agama yang memutus," runutnya.

Didampingi, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin, Drs. H. Sarif Usman, S. H., M. H., di Kalsel, Amran Suadi, menjelaskan seiring bertambahnya wewenang pengadilan agama yang juga lembaga pengadilan syariah, dituntut lebih profesional dan berintegritas.

"Sejak ada perubahan mendasar pada UU no 3 tahun 2006 tentang Peradilan agama, kewenangan pengadilan agama bertambah kewenangannya tentang mengadili sengketa terkaitan ekonomi syariah," urainya.

Ekonomi syariah itu meliputi, Perbankkan Syariah, pegadaian syariah, asuransi syariah termasuk bisnis syariah, travel syariah.

Baca: Vokalis Pink Floyd David Gilmour Raup Rp 297 Miliar Setelah Jual 126 Gitarnya

Baca: Jessica Iskandar & Richard Kyle Dapat Peringatan Keras dari Sosok Ini, Ivan Gunawan Beri Teguran

Baca: Sosok Pria Lain yang Disuka Nikita Mirzani Selain Ibnu Jamil Diungkap Billy Syahputra, Ini Kata Nyai

Baca: Kondisi Agung Hercules Kembali Drop, Muncul Tumor Keempat Setelah Vonis Kanker Otak

Baca: Sifat Asli Ussy Sulistiawaty Saat Marah Dibongkar Andhika Pratama Pasca Pertengkaran Hebat

"Kalau ada sengketa masuk ke pengadilan agama sepanjang akad (kontrak) nya itu akad syariah. Bisa murabahah (pembiayaan), mudharabah (kongsian), musyarakah atau akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu dimana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan risiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan, " urainya.

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved