Kriminalitas Regional

3 Guru Pesta Seks dengan 3 Siswi SMP di Laboratorium Sekolah, KPAI Desak Kepala Sekolah Lakukan Ini

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti, mendorong agar kepala sekolah dan jajaran manajemen sekolah di satu SMP

3 Guru Pesta Seks dengan 3 Siswi SMP di Laboratorium Sekolah, KPAI Desak Kepala Sekolah Lakukan Ini
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Retno Listyarti 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SERANG - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti, mendorong agar kepala sekolah dan jajaran manajemen sekolah di satu SMP di Serang, Banten, dikenai sanksi.

Hal itu menyikapi peristiwa tiga guru di SMP berbuat tak pantas dengan tiga siswi selama November 2018-Maret 2019 di laboratorium komputer sekolah.

Akibat hubungan bak suami istri itu mengakibatkan seorang siswi hamil.

"KPAI mendorong Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang untuk melakukan evaluasi terhadap Kepala Sekolah dan Manajemen di sekolah tersebut, agar ada pembelajaran dan efek jera bagi semua sekolah," kata Retno Listyarti dalam keterangannya, Minggu (23/6/2019).

Menurut dia, kepala sekolah dan manajemen sekolah harus dijatuhi hukuman karena dinilai lalai menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

Dia menjelaskan, kelalaian itu dapat diukur dari pengawasan yang lemah.

Baca: Masih Ingat Eva Arnaz, Artis Peran dan Ratu Film Panas Era 80-an, Suami ke-5 Hilang Secara Misterius

Baca: Biaya Pengobatan Kanker Otak Seperti Diderita Agung Hercules, Bisa Habiskan Rp 2 Miliar, Ini Rincian

Baca: Gisella Anastasia dan Wijaya Saputra Jalani Foto Prewedding? Mantan Istri Gading Marten Buka Suara

Sehingga oknum guru tersebut dengan leluasa melakukan perbuatan tak terpuji di lingkungan sekolah, yaitu di kelas dan di laboratorium komputer sekolah.

"Bahkan, kalau orangtua korban tidak melapor, perbuatan ketiga guru ini tidak akan terbongkar," kata Retno.

Sebelumnya, jajaran Polres Serang mengungkap adanya hubungan terlarang antara tiga guru dengan tiga siswi di salah satu SMP di Serang, Banten.

Hal itu terungkap, setelah orangtua siswi membuat laporan ke aparat kepolisian.

Halaman
1234
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved