Berita Tanahlaut

Banjar Bakula Rambah Empat Kecamatan di Tala, Begini Penjelasan Dirut PDAM Tanahlaut

Sekitar 500 rumah di Kecamatan Bati-Bati sudah menggunakan jaringan PDAM yang masuk dalam program SPAM Regional itu.

Banjar Bakula Rambah Empat Kecamatan di Tala, Begini Penjelasan Dirut PDAM Tanahlaut
banjarmasinpost.co.id/ isti rohayanti
Direktur PDAM Tanah Laut, Eko Sugiharto 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Program Banjar Bakula yang membuat keterlibatan dua kota dan tiga kabupaten terus berjalan. Satu di antaranya ialah keberadaan SPAM Regional yang kini sudah mulai operational pada beberapa wilayah. Satu di antaranya yakni Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut.

Sekitar 500 rumah di Kecamatan Bati-Bati sudah menggunakan jaringan PDAM yang masuk dalam program SPAM Regional itu. Secara bertahap, PDAM Tanah Laut juga bakal menyasar tiga kecamatan lainnya yang masuk dalam kegiatan Banjar Bakula tersebut.

Direktur PDAM Tanah Laut, Eko Sugiharto menerangkan, program SPAM Regional sudah mulai berjalan di wilayah Bati-Bati.

Paling lambat, aliran PDAM juga akan terpasang di Kecamatan Kurau, Kecamatan Bumi Makmur dan Tambang Ulang.

Baca: Rencana Deddy Corbuzier Nikahi Sabrina Chairunnisa Setelah Jadi Mualaf Diungkap Kalina Octaranny

Baca: Kodim Banjarmasin Bangun Jalan ke Kuin Kecil, Begini Reaksi Gembira Warga Sambut TMMD ke-105

Baca: Ini Sosok Cewek Berlari Ke Lapangan dan Memeluk Jacksen saat Barito vs Kalteng Putra, Ini Alasannya

Baca: Revisi Tata Ruang dan Optimalkan Potensi Daerah, Pemkab Balangan MoU dengan Universitas Brawijaya

"Untuk rencana SPAM Regional dalam program Banjar Bakula memang sudah jalan. Tinggal bagaimana optimalisasi dari sistem tersebut," ucap Eko, Senin (24/6/2019).

Ia mengatakan, semakin lebih cepat program itu dijalankan, maka akan lebih baik. Meski ia sadari untuk pemasangan aliran PDAM pada wilayah tersebut perlu adanya sosialisasi yang intens.

Belum lagi pada kecamatan itu, sejumlah masyarakat masih mengandalkan air bersih dari sumur atupun sungai.

Sementara apabila melalui jaringan air bersih PDAM terang Eko, kualitas dan kebersihan air pun sudah terjamin. Tak hanya itu, bayarannya pun terhitung lebih murah dibanding penggunaan listrik untuk mengalirkan air.

Eko juga menjelaskan bahwa dana operational untuk menjalankan aliran air PDAM tersebut bisa terjangkau untuk tarif pembayaran dari masyarakat nantinya. Apalagi mereka yang menjadi sasaran ialah masyarakat kalangan ekonomi menengah ke bawah.

"Jadi program ini juga untuk membantu dan melayani masyarakat. Selain itu keberadaan air bersih juga dibutuhkan. Apalagi ketika musim kemarau," ucapnya.

Baca: Satu Minggu Ungkap Puluhan Kasus Narkoba, Ditnarkoba Polda Kalsel Sita 132 Gram Sabu

Baca: Terjaring Patroli Satpol PP, Remaja Mabuk di Banjarbaru ini Dihukum Push Up

Baca: Balasan Menohok Gading Marten pada Gisella yang Bawa Gempita & Wijaya Saputra ke Australia

Sementara itu mengenai dana operational dari PDAM Tanah Laut, Eko menyampaikan sekitar Rp 10 hingga Rp 15 juta. Angka itu sebutnya lebih murah dan terjangkau bagi masyarakat yang bakal menggunakan aliran PDAM.

Dari program Banjar Bakula, yakni untuk SPAM Regional, PDAM Tanah Laut memiliki target kapasitas 1.600 sambungan rumah.

Sejauh ini sudah terpasang 500 unit, dari satu kecamatan. Sisanya ujar Eko bakal disiapkan untuk tiga kecamatan lain yang menjadi sasaran pemasangan jaringan PDAM tersebut.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved