Berita Banjarbaru

Dinas Perpustakaan dan Arsip Kalsel Akan Lakukan Audit Pengarsipan, ini Tujuannya

Pentingnya ketertiban pengarsipan di lingkungan pemerintah jadi perhatian Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) Kalimantan Selatan.

Dinas Perpustakaan dan Arsip Kalsel Akan Lakukan Audit Pengarsipan, ini Tujuannya
istimewa
Rapat Koordinasi Pengawasan Kearsipan Eksternal Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten/Kota se Kalimantan Selatan di Banjarbaru Senin (24/6/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pentingnya ketertiban pengarsipan di lingkungan pemerintah jadi perhatian Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) Kalimantan Selatan.

Diungkapkan Kepala Dispusip Kalsel, Hj Nurlaini Dardie, tertib arsip bisa terwujud bila pengawasan pengarsipan dilakukan sesuai kaidah dan aturan yang ada.

"Kami akan lakukan audit pengarsipan kepada SKPD di lingkungan pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan," ujarnya saat membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Kearsipan Eksternal Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten/Kota se Kalimantan Selatan di Banjarbaru Senin (24/6/2019).

Acara ini menggandeng pihak Arsip Nasional RI, dimana Arsiparis Nasional Endang Kristiani hadir.

Ia pun berharap dukungan dari seluruh SKPD terkait agar pengarsipan yang dilakukan bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Baca: Ekor Pesawat Tempat Paling Aman, Simak 6 Fakta Menarik Tentang Pesawat

Baca: Bagian Wajah Krisdayanti yang Jadi Objek Operasi Plastik, Ibu Aurel Hermansyah Ungkap Biayanya

Baca: Maia Estianty Terserang Sakit Kulit? Mantan Ahmad Dhani Gatal-gatal Bersepeda Bareng Irwan Mussry

Baca: Deddy Corbuzier Mualaf Lalu Bagaimana Nasib Sang Anak? Kalina Oktarani: Perberdaan Ciptaan Manusia!

"Karena pentingnya pengarsipan, sampai ada istilah 'Arsip Hilang, Asset Melayang', Apalagi nanti kearsipan jadi barometer daerah, yang masuk dalam penilaian SAKIP " katanya.

Salah satu perserta, Kepala Bidang Kearsipan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Banjarbaru Muhammad Nahwani mengatakan, pentingnya pengarsipan harus terus jadi perhatian.

"Memang dulu pengarsipan sempat dianggap seadanya, diabaikan. Namun sekarang sudah jadi kewajiban yang sudah diatur undang-undang. Tentu ini harus jadi perhatian kita bersama," kata dia.

(banjarmasinpost.co.id/rahmadhani)

Penulis: Rahmadhani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved