Bisnis

IHSG Ditutup Terkoreksi 26 Poin, Dampak Penurunan Impor yang Lebih Tinggi Dari Ekspor

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 26,97 poin atau 0,42 persen di level 6.288,465, pada perdagangan sesi kedua, Senin (24/6/2019).

IHSG Ditutup Terkoreksi 26 Poin, Dampak Penurunan Impor yang Lebih Tinggi Dari Ekspor
IDX Channel
ilustrasi-Pergerakan IHSG 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 26,97 poin atau 0,42 persen di level 6.288,465, pada perdagangan sesi kedua, Senin (24/6/2019).

Pada penutupan IHSG hari ini, terdapat 201 saham yang mengalami kenaikan dan 229 saham mengalami penurunan. Selain itu, terdapat 148 saham yang nilainya tidak berubah dan 164 saham tidak ada perdagangan.

Sektor agrikultur dan pertambangan berada di zona hijau dengan kenaikan terbesar diduduki oleh sektor agrikultur sebesar 31,3 poin atau 2,20 persen.

Sedangkan, sektor industri dasar, industri lainnya consumer, properti, infrastruktur, keuangan, perdagangan, dan manufaktur berada di zona merah dengan penurunan terbesar diduduki oleh sektor industri dasar sebesar 8,06 poin atau 1,04 persen.

Baca: Sahkan Perda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi, Dewan Optimis Permudah Pengusaha Lokal Bersaing

Baca: HSS dan Banjarmasin Paling Pertama Masuk Asrama Haji

Baca: Hadapi Grand Final Putri Pariwisata Kalsel 2019, Dua Bulan Nurul Lakukan Persiapan

Baca: NEWSVIDEO : Kendarai Trail, Pegawai Dispersip Kalsel Kunjungi Sekolah di Gang Sempit

Senior Equity Brokerage MNC Sekuritas Banjarmasin, Herry Wachiedin menjelaskan, IHSG ditutup melemah dipicu oleh mengecewakannya data neraca perdagangan pada bulan Mei lalu.

"Meskipun mencatatkan surplus sebesar 0,21 miliar dollar Amerika, namun hal tersebut terjadi karena adanya penurunan impor yang lebih tinggi dibandingkan ekspor," ucapnya.

Nilai tukar rupiah diperdagangkan menguat tipis 8 poin atau sebesar 0,06 persen di level Rp 14.146. Investor asing mencatatkan penjualan bersih (foreign net sell) sebesar Rp 111,9 miliar di pasar reguler.

Saham-saham yang tergabung pada LQ45, saat penutupan berada di zona merah, pada posisi 998,042. Dengan saham-saham yang mengalami kenaikan sebanyak 14 saham dan yang mengalami penurunan sebanyak 27 saham. Sedangkan, terdapat empat saham yang tidak berubah.

Baca: Ini 12 Makanan Pencegah Kanker Otak Seperti yang Diderita Agung Hercules

Baca: Luncurkan Media Center, Ketua Bawaslu Kalsel : Komitmen Terhadap Keterbukaan Informasi Publik

Pada penutupan ini, asing yang aktif membeli beberapa saham seperti PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), PT Intiland Development Tbk (DILD), PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME).

Saham-saham yang mencetak net sell pada penutupan hari ini yakni PT Bumi Resources Tbk (BUMI), Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Hanson International Tbk (MYRX). (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved