Berita HSS

Pembangunan TPA Baru Sudah 49 Persen, HSS Bakal Mengolah Sampah Lebih Baik

Pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan di lokasi baru terus dikerjakan.

Pembangunan TPA Baru Sudah 49 Persen, HSS Bakal Mengolah Sampah Lebih Baik
Protokol dan kehumasan pemkab HSS
Wabup HSS sat memantau kondisi TPA Malutu di Kecamatan Sungai Raya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan di lokasi baru terus dikerjakan.

Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Dispera KPLH) terus melakukan pemantauan progress pembangunan oleh PT Antang Gunung Meratus yang dikerjakan pihak ketiga tersebut di Desa Sungai Raya Selatan, Kecamatan Sungai Raya, HSS.

 Kepala Bidang Pengelola Kebersihan DisperaLH, Ika AGuspiannor, yang dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id, Senin (24/6/2019) mengatakan, saat ini pekerjaan fisik sudah mencapai sekitar 49 persen.

Adapun fasilitas yang dibangun, meliputi landfiil, garasi alat berat, Kantor TPA, jembatan timbang, tempat pencucian mobil, ruang kompos, dan drainase.

Baca: Ini 12 Makanan Pencegah Kanker Otak Seperti yang Diderita Agung Hercules

Baca: Luncurkan Media Center, Ketua Bawaslu Kalsel : Komitmen Terhadap Keterbukaan Informasi Publik

Baca: Ismu Ajak Kerjasama Telkomsel - Banjarmasin Post Bersinergi Bangun Kalsel

Baca: Chat Luna Maya dan Faisal Nasimuddin Pengusaha Asal Malaysia Kerap Jadi Sorotan, Tuliskan See You

 “Untuk landfill tinggal nunggu kedatangan pengiriman geo membrane. Informasi pihak pelaksana, Rabu alat tersebut sudah masuk Banjarmasin dan sudah bisa bongkar. Yang jelas proses pembangunannya terus kami pantau,”kata Ika.

Disebutkan, saat ini pihaknya fokus pada pengurangan an penanganan sampah, salah satunya kebijakan go green, mengurangi penggunaan sampah plastic. Kebijakan tersebut dimulai di terapkan di kantor-kantor pemerintahan HSS.

 “Saat rapat atau kegiatan apapun yang menyediakan makanan tak lagi menggunakan bahan plastik. Termasuk botol minuman, dan gelas, kita kembali ke gaya hidup tanpa sampah plastik, yaitu menggunakan gelas kaca atau bahan yang bisa dipakai ulang,”jelas Ika.

Mengenai standar TPA, menurutnya sama saja dengan TPA lain. Pihaknya berharap, yang dibangun nanti adalah control sanitary landfill, dimana begitu diisi sampah, langsung ditutup.

 “Kalau control landfill kan penutupan baru dilakukan lima sampai enam hari,”ungkapnya.

Baca: Disperkim dan LH HSU Gelar Pembinaan Pengelolaan Sampah, Ini Tujuanya

Baca: Banjar Bakula Rambah Empat Kecamatan di Tala, Begini Penjelasan Dirut PDAM Tanahlaut

Baca: Kodim Banjarmasin Bangun Jalan ke Kuin Kecil, Begini Reaksi Gembira Warga Sambut TMMD ke-105

Ditargetkan, TPA baru nanti menjadi sarana edukasi dalam pengelolaan sampah. Adapun volume sampah harian HSS 91,96 ton, dengan target pengolahan 18 persen.

Sementara, saat ini pengelolaan dan pengolahan sampah masih di TPA lama, yaitu di Desa Malutu yang saat ini kapasitasnya sudah over. “Karena over kapasitas, pengolahan pun belum maksimal.

Dengan selesainya TPA baru, insya Allah pengelolaan sampah di HSS lebih baik,”pungkasnya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved