Kriminalitas Kalteng

Polisi Dalami Keterlibatan Anshari Alias Abu Nafla yang Mengundang 2 Buron Teroris ke Kalteng

Penyidik kepolisian Polda Kalimantan Tengah hingga, Senin (24/6/2019) masih terus mendalami keterlibatan Anshari alias Abu Nafla asal Kalteng

Polisi Dalami Keterlibatan Anshari Alias Abu Nafla yang Mengundang 2 Buron Teroris ke Kalteng
Banjarmasinpost.co.id/Faturahman
Polda Kalteng, saat ekspos kasus terorisme di Kalimantan Tengah, belum lama tadi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Penyidik kepolisian Polda Kalimantan Tengah hingga, Senin (24/6/2019) masih terus mendalami keterlibatan Anshari alias Abu Nafla asal Kalteng yang diduga merupakan anggota jaringan Jamaah Ansharud Daulah (JAD) Kalteng.

Keterangan, Kepala Bidang Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengungkapkan, keterlibatan Anshari masih terus didalami oleh pihaknya, karena dua buronan teroris asal Aceh yang ditangkap di Palangkaraya sengaja di undang oleh Anshari datang ke Kalteng.

"Keterlibatan Anshari masih terus kami dalami,dia masih dalam pemeriksaan oleh penyidik, apakah statusnya akan naik jadi tersangka atau tidak, masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Polda Kalteng," ujarnya.

Menurut dia, pihaknya masih melakukan analisa dan evaluasi (Anev) terhadap beberapa orang termasuk Anshari untuk melihat keterlibatannya dalam jaringan teroris, sehingga hasil Anev tersebut nantinya penyidik akan bisa menetapkan apakah perlu peningkatan status menjadi tersangka atau tidak.

Baca: Relawan IERT, IBK dan BPK Sekeluarga Bantu Korban Kebakaran di Gangg Sepakat Bamjarmasin

Baca: Kepanikan Teuku Wisnu Saat Shireen Sungkar Nyetir Mobil, Ipar Zaskia Sungkar Ungkap Penyebabnya

Baca: Daftar Pabrik Uang Kevin Aprilio Hingga Bisa Lunasi Utang Rp 17 Miliar, Anak Addie MS Bisnis Ini

"Anev dilakukan untuk menentukan status mereka, setelah pengembangan kasus yang dilakukan oleh penyidik, untuk mencari bukti material permulaan yang cukup yang nantinya untuk melihat keterlibatan pelaku apakah bisa dijerat menggunakan undang-undang tindak pidana terorisme atau tidak," ujarnya.

Sementara, pihak Dinas Sosial bersama petugas Kementerian Sosial Jakarta juga terus melakukan asasmen terhadap sejumlah anak dan istri dua orang teroris yang sudah ditetapkan tersangka oleh penyidik kepolisian Polda Kalteng.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Tengah, H Anwar Isa, mengatakan, pihaknya telah menugaskan dua orang petugas MUI yang memberikan pembinaan terhadap istri dan anak-anak dua orang teroris dan memberikan pencerahan terhadap mereka yang terpapar ajaran atau faham teroris yang digerebek di Palangkaraya dan Kabupaten Gubungmas.

(banjarmasinpost co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved