Berita Kabupaten Banjar

Produksi Batu Bara Baramarta Anjlok, ini Penyebabnya

Penurunan produksi tersebut bahkan cukup signifikan yakni mencapai sekitar setengah atau lima puluh persen.

Produksi Batu Bara Baramarta Anjlok, ini Penyebabnya
HARIS UNTUK BPOST GROUP
Operator alat berat sibuk melakukan aktivitas di stockpile batu bara di Sungaipinang, beberapa waktu lalu. 

"Itu merupakan lahan tambang utama kami. Karena itu ketika aktivitas penambangan di lahan itu terhenti seiring berakhirnya perizinan, dampaknya cukup terasa. Alhamdulillah perpanjangan izinnya sudah beres," tandas Teguh.

Ia mengatakan pada tahun ini (2019), pihaknya menargetkan produksi batu bara sebanyak 500 ribu ton.

Saat ini realisasinya baru sekitar seperempatnya.

"Mudah-mudahan aktivitas di lapangan bisa berjalan secara lancar sehingga target itu bisa kami capai," tegas Teguh.

Lebih lanjut ia menuturkan pihaknya juga terus berupaya meningkatkan kualitas kinerja dan efisiensi pembiayaan operasional.

Saat ini jumlah karyawan tetap sebanyak 27 orang dan karyawan tidak tetap sebanyak 38 orang.

Keberadaan PD Baramarta juga menjadi harapan masyarakat Banjar, selain menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Banjar.

Perusahan pelat merah ini diharapkan terus melakukan ekspansi usaha agar manfaat ekonominya juga kian menguat bagi Bumi Barakat.

"Semoga saja selalu lancar usaha tambangnya. Kalau lancar kan masyarakat kecil terutama yang berada di sekitar tambang juga bisa merasakan manfaatnya seperti tumbuhkembangnya ekonomi mikro; warung makanan, sembako, dan lainnya," sebut Burhan, warga Martapura.

Selain itu juga diharapkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas.

"Karena itu ekspansi dan diversifikasi usaha perlu terus dilakukan. Kan sektor tambang itu luas, tak cuma batu bara," sebutnya, Senin (24/06/2019).

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved