Berita Kalsel

Targetkan Satu Desa Satu Perawat, Kadinkes Kalsel : Daerah Terpencil di Kalsel Masih Butuh Perawat

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menargetkan setiap desa terdapat satu tenaga perawat

Targetkan Satu Desa Satu Perawat, Kadinkes Kalsel : Daerah Terpencil di Kalsel Masih Butuh Perawat
banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar
Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Dr H Muslim lepas jalan santai Hari Keperawatan Dunia. 

BANJARMASINPOST.CO.ID BANJARMASIN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menargetkan setiap desa terdapat satu tenaga perawat. Terutama di desa terpencil dan sangat terpencil.

Kepala Dinas Kesehatan HM Muslim, pada Peringatan International Nurses Day (IND) 2019 atau Hari Perawat Internasional di Kalsel mengatakan, Kalsel memiliki jumlah penduduk sekitar 4, 1 juta jiwa, dan Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakatnya.

Perawat itu merupakan satu dari sembilan tenaga strategis di Dinas Kesehatan. Perawat juga punya peran sebagai preventif promotif.

Dijelaskan Muslim, jumlah tenaga perawat yang memberikan pelayanan di Kalsel sejauh ini ada sekitar 12.000.

"Kita masih memerlukan perawat di daerah terpencil. Ini sesuai kebijakan gubernur tidak ada desa yang tak ada perawatnya. Oleh karena itu, kami membuat program PTT di daerah terpencil dan sangat terpencil," lontarnya.

Baca: PAN Banjarbaru Mulai Lirik Tokoh Potensial di Banjarbaru, Songsong Pilwali 2020

Baca: Dukung Konsep Layanan Syariah, Pegawai RS H Hasan Basry Dibimbing Fikih Pasien

Baca: Dua Hari Menghilang, Kakek Rahman Diduga Tenggelam di Sungai Awang Banjarmasin

Baca: Operasi Jaran Intan 2019, Unit Jatanras Polres HSU dan Polsek Babirik Bekuk Pelaku Curanmor

Diutarakannya saat ini akses kesehatan sudah semakin terbuka bagi masyarakat luas.

Hal ini tentu berdampak pada tuntuan profesionalisme dan kompetensi perawat. Sebab seorang perawat sering berinteraksi dengan pasien atau pengguna layanan kesehatan.

Pemprov Kalsel sebutnya, akan terus mendukung seluruh upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas keperawatan.

“Tingkatkan daya saing perawat-perawat banua, agar mampu bersaing baik secara nasional, maupun internasional” sebutnya.

Baca: Gempa Bumi Bermagnitudo 7,7 SR Guncang Wilayah Laut Banda, Getaran Sampai NTT, Potensi Tsunami?

Baca: NEWSVIDEO: Sopir Mengantuk Minibus Seruduk Kios Ban dan Warung hingga Tercebur ke Sungai

Baca: Alasan Gisella Anastasia Tak Balas Komentar Gading Marten Saat Liburan Bareng Wijaya Saputra

Muslim menambahkan, di Hari Perawat Internasional ini diharapkan para perawat memiliki peran yang lebih.

"Perawat itu merupakan satu dari sembilan tenaga strategis di Dinas Kesehatan. Perawat juga punya peran sebagai preventif promotif," tandasnya.(banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved