Berita HSS

Terapkan PPDB Sistem Zonasi, Sekolah Favorit di Kandangan Sulit Penuhi Kouta Murid

Tahun ini, diberlakukan sistem zonasi pada penerimaan siswa baru, sesuai kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Terapkan PPDB Sistem Zonasi, Sekolah Favorit di Kandangan Sulit Penuhi Kouta Murid
Banjarmsinpost.co.id/hanani
Siswa SDN 6 Kandangan Kota 6 saat jam istirahat beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Penerimaan siswa baru di Sekolah Dasar telah berakhir. Para orangtua pun  telah melakukan daftar ulang ke sekolah terdekat di lingkungan tinggalnya.

Tahun ini, diberlakukan sistem zonasi pada penerimaan siswa baru, sesuai kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Di Kabupaten HSS, tak sepenuhnya bisa memberlakukan sistem zonasi tersebut.

Khususnya sekolah di perkotaan, setidaknya ada tujuh sekolah dasar negeri di Kota Kandangan yang siap menampung  siswa.

Salah satu sekolah, yaitu SDN Kandangan Utara 2 tahun ini hanya mendapatkan 50 siswa dari target 56 siswa.

Baca: Pembangunan TPA Baru Sudah 49 Persen, HSS Bakal Mengolah Sampah Lebih Baik

Baca: Ini 12 Makanan Pencegah Kanker Otak Seperti yang Diderita Agung Hercules

Baca: Ismu Ajak Kerjasama Telkomsel - Banjarmasin Post Bersinergi Bangun Kalsel

Baca: Aksi Donor Darah Peringati Hari Bhayangkara di Tapin Sumbang 27 Kantong

Kepsek SDN Kandangan Utara 2, Birhasani, yang dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id, Senin (24/6/2019) mengatakan, siswa yang telah mendaftar ulang tersebut diprioritaskan untuk siswa terdekat.

 “Tapi karena kouta-nya masih tersedia, kami terima juga siswa yang tinggalnya tak dekat sekolah, tapi alasannya harus kuat juga. Seperti dekat dengan kantor orangtuanya, sehingga memudahkan antarjemput,”kata Kepsek.

Diakui, jika mengikuti sistem zonasi secara ketat, akan sulit bagi sekolah memenuhi target jumlah siswa. Apalagi, di kota Kandangan, sedikitnya ada tujuh sekolah negeri sehingga masing-masing sekolah di kota pun menerapkan kebijakan tersebut.

 Kesulitan memenuhi target siswa juga dialami SDN Kandanngan Kota 1, yang juga salah satu sekolah favorit. Syahroji Ejin, salah satu guru menuturkan, tahun ini pihak sekolah menargetkan minimal 56 siswa karena tersedia dua kelas  untuk siswa baru.

“Dari yang mendaftar 44 orang, yang daftar ulang hanya 42 orang. Karena koutanya kurang dari target, sehingga tak dilakukan seleksi sesuai sistem zonasi,”kata Syahroji.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved