Berita Banjarbaru

Triwulan 1 Tahun 2019, PLN Kalselteng Catatkan Pertumbuhan Energi Listrik Sebesar 10,05 Persen

PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN UIW Kalselteng) mencatat pertumbuhan penjualan energi listrik sebesar

Triwulan 1 Tahun 2019, PLN Kalselteng Catatkan Pertumbuhan Energi Listrik Sebesar 10,05 Persen
Humas PLN Wilayah Kalselteng
Triwulan 1 Tahun 2019, PLN Kalselteng Catatkan Pertumbuhan Energi Listrik Sebesar 10,05 Persen 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN UIW Kalselteng) mencatat pertumbuhan penjualan energi listrik sebesar 10,05 persen pada triwulan 1 tahun 2019.

Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Manager Komunikasi PLN UIW Kalselteng, Yusfiansyah, mengungkapkan, bahwa pada periode yang sama di tahun sebelumnya, pertumbuhan penjualan energi listrik hanya sebesar 5,63 persen.

Sangat jauh dari pencapaian pertumbuhan energi listrik pada tahun ini.

“Jika melihat data Badan Pusat Statistik (BPS) dimana pertumbuhan ekonomi pada kuartal 1 tahun 2019 yang mencapai 5,07 persen, pertumbuhan penjualan energi listrik di Kalimantan Selatan dan kalimantan Tengah bisa dikatakan cukup baik, karena dapat melampaui pertumbuhan ekonomi Nasional,” ujarnya Senin (24/6/2019).

Baca: Daftar Makanan Pencegah Kanker Otak Seperti Diderita Agung Hercules, Murah dan Mudah Dicari

Baca: 7 Fakta Game PUBG Haram di Aceh, Satpol PP Batalkan Turnamen Hingga Tanggapan Ustadz Abdul Somad

Baca: Alasan Gisella Anastasia Tak Balas Komentar Gading Marten Saat Liburan Bareng Wijaya Saputra

Baca: Pembalasan Nagita Slavina pada Raffi Ahmad yang Ingin Nikah Lagi dalam Video Pranknya

Yusfiansyah menambahkan, makin andalnya sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menumbuhkan kepercayaan pelaku industri sehingga dari yang sebelumnya menggunakan pembangkit milik sendiri saat ini mulai banyak yang beralih menggunakan suplai dari PLN karena biayanya lebih murah.

“Sedangkan pertumbuhan penjualan energi listrik untuk golongan rumah tangga pada triwulan tahun 2019 mencapai 6,76 persen. Pertumbuhan ini jauh lebih besar dibandingkan dengan pertumbuhan penjualan energi listrik pada periode yang sama di tahun 2018 yang hanya mencapai 2,52 persen," jelas dia.

Melihat data tersebut, menurut Yusfiansyah positifnya pertumbuhan listrik tahun ini sedikit banyak dipengaruhi oleh kebijakan Pemerintah yang tidak menaikkan tarif listrik.

Dengan stabilnya tarif listrik maka konsumsi listrik masyarakat terjaga stabilitasnya.

Tumbuhnya penjualan energi listrik golongan rumah tangga memperlihatkan bahwa masyarakat di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah mulai banyak melakukan aktivitas yang menggunakan energi listrik.

Selain itu program promosi PLN melalui diskon tambah daya ternyata cukup diminati masyarakat.

“Melalui Program Gemerlap Lebaran 2019, PLN memberikan potongan biaya tambah daya listrik sebesar 50 persen untuk pelanggan dengan daya golongan daya 220 Volt Ampere (VA) hingga 197 kilovolt Ampere (kVA) dan tambah daya listrik khusus untuk Rumah Ibadah gratis. Waktunya terbatas hanya sampai 30 Juni 2019,” pungkas dia.

(banjarmasinpost.co.id/sofyar redhani)

Penulis: Sofyar Redhani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved