Berita Tapin

BKPSDM Pemkab Tapin Usulkan 200 Formasi CPNS 2019, Tenaga Ini Paling Banyak Dibutuhkan

Kabupaten Tapin berhasil memasukkan 200 formasi usulan rekrutmen calon pegawai negeri sipil pada aplikasi e-formasi Badan Kepegawaian Nasional.

BKPSDM Pemkab Tapin Usulkan 200 Formasi CPNS 2019, Tenaga Ini Paling Banyak Dibutuhkan
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Indrayani, Kepala Bidang Pengadaan, Pensiun dan Informasi pada BKPSDM Kabupaten Tapin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tapin berhasil memasukkan 200 formasi usulan rekrutmen calon pegawai negeri sipil pada aplikasi e-formasi Badan Kepegawaian Nasional.

Kepala Bidang Pengadaan, Pensiun dan Informasi pada BKPSDM Kabupaten Tapin Indrayani,  dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, Selasa (25/6/2019) membenarkan.

Usulan itu diharapkan terealisasi karena angka itu tidak jauh dari jumlah pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin yang memasuki masa pensiun, yaitu 139 orang.

Dari 200 formasi usulan rekrutmen calon pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin, Indra mengaku masih tiga kategori yaitu tenaga pendidik, tenaga kesehatan dan tenaga teknis dan semuanya merupakan formasi penting.

Baca: Undang KTT, Dinas ESDM Kalsel Desak Perusahaan Tambang Segera Lunasi Dana Jaminan Reklamasi

Baca: Sempat Masuk ICU, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Dirawat di RSUD Soewandhie karena Ini

Baca: Refly Harun : Pembuktian Dugaan Kejanggalan Dana Kampanye Jokowi Mudah Dilakukan karena Ini

Baca: Respons Shaheer Sheikh Lihat Ayu Ting Ting Rilis Singel Apalah Cinta Duet Bareng Keremcem

Menurut Indra, rincian dari 200 formasi itu, diperlukan 50 tenaga guru untuk mata pelajaran IPA dan guru kelas untuk sekolah dasar.

Kemudian, tenaga kesehatan diperlukan 25 orang dengan rincian, paling banyak dokter gigi dan apoteker yang memang diakui Indra, usulan dari Dinas Kesehatan untuk ditempatkan di Puskesmas dan RSUD Datu Sanggul.

Sementara untuk tenaga teknis diperlukan 125 orang, dengan rincian ahli komputer yang langka seperti jurusan Teknologi Informatika dan Sistem Informasi, tenaga perancangan peraturan perundangan serta penyuluh pertanian.

"Penyuluh pertanian diperlukan sesuai dengan program Pemerintah Pusat, menuju swasembada pangan dan Kabupaten Tapin merupakan wilayah penyandang ketahanan pangan," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved