Berita Banjarbaru

Kementerian PUPR Bidang Ciptakarya Akan Bantu Alatberat Dukung Operasional TPA Banjarbakula

Sejauh ini keberadaan TPA Banjarbakula Berhenti sementara waktu karena ada protes dari warga angkutan truk dengan keterakitan soal akses jalan.

Kementerian PUPR Bidang Ciptakarya Akan Bantu Alatberat Dukung Operasional TPA Banjarbakula
DOK/UPT Banjarbakula
TPA Banjarbakula di Cempaka Banjarbaru. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Persoalan ketidak adaan alatberat di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Regional Banjarbakula mulai dijelaskan kembali akan diatasi dengan bantuan dari pusat.

Hal itu disampaikan oleh kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Kalsel, Muhammad Rizat Abidin ketika mendampingi rombongan Biro Komunikasi Publik Kepala Hubungan Masyarakat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPT) ke TPA Bnajarbakula di Cempaka Banjarbaru Selasa (25/6/2019).

"Alat berat di sini juga kurang. iya infonya Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya akan memberikan bantuan satu unit dozer dan ekskavator. Tinggal menunggu anggaran pengirimannya saja," kata Muhammad Rizat Abidin.

Sejauh ini keberadaan TPA Banjarbakula Berhenti sementara waktu karena ada protes dari warga angkutan truk dengan keterakitan soal akses jalan.

Namun Kasubbag Hubungan Media Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, Gustav Sugiantoro menganggap wajar jika setiap proyek dari PU pasti selalu mendapat penolakan warga.

Baca: Mesin Pemusnah Arsip Milik Dispersip Kalsel Ternyata Tak Memadai Hancurkan 1.868 Arsip

Diketahui, Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Regional Banjanbakula yang menampung kiriman sampah dari lima kabupaten kota di Kalsel, dipastikan bebas dari limbah yang membahayakan lingkungan sekitarnya. Karena TPAS yang berada di Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru ini, menerapkan pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan. Yaitu proses lahan urug terkendali (controlled landfill) atau proses lahan urug saniter (sanitarylandfill).

TPAS Regional Banjarbakula dibangun sejak 12 Mei 2017 dan telah rampung pengerjaan pada 30 November 2018 dengan anggaran sebesar Rp 150 miliar dalam bentuk kontrak tahun jamak (multi years contract) 2017-2018. Anggaran tersebut digunakan untuk pembuatan area tampungan sampah, pembangunan unit pengolahan air lindi, bangunan pencucian kendaraan, garasi, jalan operasional, jembatan timbang, pengadaan aliran listrik, pos jaga, bangunan gerbang TPAS, pagar keliling, dan penyediaan air bersih.

Baca: NEWSVIDEO : Dispersip Kalsel Musnahkan 1.868 Berkas Arsip Yang Sudah Tak Bernilai Guna

TPA Regional Banjarbakula mampu menampung 790 ton per hari timbulan sampah yang dihasilkan oleh 475.000 jiwa di 5 Kabupaten/Kota di Kawasan Metropolitan Banjarbakula, yakni Kota Banjarmasin (440 ton/hari), Kota Banjarbaru (200 ton/hari), Kabupaten Banjar (70 ton/hari), Kabupaten Barito Kuala (40 ton/hari), dan Kabupaten Tanah Laut (40 ton/hari). (banjarmasinpost.co.id/lis).

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved