Berita Kotabaru

Lestarikan Permainan Tradisional Di HUT ke-69 Kotabaru, Bupati Sayed Jafar Buka Lomba Balogo

Bersama masyarakat SKPD, permainan tradisional itu dilombakan ditandai dengan Bupati melakukan pemukulan permainan Balogo.

Lestarikan Permainan Tradisional Di HUT ke-69 Kotabaru, Bupati Sayed Jafar Buka Lomba Balogo
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Bupati Kotabaru H Sayed Jafar membuka lomba main balogo dalam rangka HUT ke-69 Kotabaru, Selasa (25/6/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Permainan tradisional secara perlahan mulai dikembangkan lagi di Kabupatern Kotabaru, meski seiring perkembangan permainan tersebut sangat jarang dimainkan.

Namun dalam rangka memperingati HUT Kotabaru ke 69, Pemerintah Daerah Kotabaru melalui Dinas Pemuda Olahraga, menggelorakan permainan tradisional itu.

Kegiatan itu dilaksanakan di Lapangan Siring Laut Kotabaru depan Kantor Bupati Kotabaru, Selasa (25/6/19.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar membuka secara resmi pertandingan olahraga tradisional tersebut.

Bersama masyarakat SKPD, permainan itu dilombakan ditandai dengan Bupati melakukan pemukulan permainan Balogo.

Bupati Kotabaru menyampaikan mirisnya permainan tradisional yang tak lagi dimainkan oleh anak-anak zaman sekarang. Sebab itu, dia mengajak agar permainan itu kembali dibangkitkan.

Baca: Undang KTT, Dinas ESDM Kalsel Desak Perusahaan Tambang Segera Lunasi Dana Jaminan Reklamasi

Baca: Jawaban Jujur Asisten Raffi Ahmad Jika Suami Nagita Benar Menikah Lagi, Mery Langsung Teriak

Baca: Sempat Masuk ICU, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Dirawat di RSUD Soewandhie karena Ini

H Sayed Jafar mengatakan keberadaan olahraga tradisional harus ditingkatkan dan kembangkan lagi. Sarena saat ini mulai terkikis dengan kemajuan teknologi era zaman now.

"Kami bangga olahraga tradisional ini dapat diselenggarakan dan dikemas dengan sedemikian rupa. Olahraga tradisional ini mengajarkan kita tentang kebersamaan, kerjasama, dan gotong royong antar tim, " katanya.

Dia menyebutkan permainan ini diselenggarakan per tiga bulan sekali bukan setahun sekali. Sehingga olahraga tradisional ini dapat terangkat lagi dan dapat juga menarik minat dari wisatawan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kotabaru, Hairuddin mengatakan ada enam olahraga tradisional yang di pertandingkan. Enam olahraga tradisional itu adalah tarik tambang, balogo, enggrang, bakiak, bagasing, dan asinan. Kegiatannya dilaksanakan selama tiga harinyakini 25 -27 Juni.

"Jadi ini merupakan event tahunan yang dilaksanakan Dispora dalam dangka HUT ke 69 Kabupaten Kotabaru, " katanya. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved