Berita Kabupaten Banjar

Pengusaha Pempek Martapura ini Kepincut Marketplace, Begini Upaya yang Ia Lakukan

Seminar Buniness Development Service (BDS) di Guest House Sultan Sulaiman, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), mampu memotivasi

Pengusaha Pempek Martapura ini Kepincut Marketplace, Begini Upaya yang Ia Lakukan
banjarmasinpost.co.id/roy
Adam Nugraha Wiradhana (ketua kampus marketplace Banjarmasin) semangat memaparkan strategi pemasaran melalui teknologi digital di hadapan 50 pelaku UMKM di Guest House Sultan Sulaiman, Selasa (25/6) siang. 

BANJARMASINPOSTGROUP.CO.ID, MARTAPURA - Seminar Buniness Development Service (BDS) di Guest House Sultan Sulaiman, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), mampu memotivasi kalangan pelaku usaha mikro, kecil dam menengah (UMKM) di Kota Martapura dan Banjarbaru.

Puluhan pelaku UMKM yang mengikuti seminar yang dihelat Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banjarbaru tersebut mengaku mendapatkan ilmu baru.

Terutama menyangkut strategi promosi atau pemasaran produk memanfaatkan teknologi digital seperti melalui pasar daring/online (marketplace), media sosial, maupun social chat.

"Saya makin bersemangat mengembangkan usaha saya melalui marketplace. Mudah-mudahan usaha saya nanti makin berkembang dan lebih sukses lagi," ucap Wiwik Kesumawati, pengusaha pempek Palembang di kawasan Jalan Sekumpul, Martapura.

Baca: Mantan Suami Denada, Jerry Aurum Ditangkap Karena Narkoba, Polisi : Ada Ganja & Ekstasi

Baca: Gaya Belanja Nia Ramadhani Dibongkar Ardi Bakrie pada Jessica Iskandar, Sifat Asli Nia Terungkap

Baca: 2 Bulan Derita Kanker Prostat, Begini Kondisi Aswendo Atmowiloto Penulis Keluarga Cemara

Baca: 3 Sosok yang Ani Yudhoyono Titipkan pada Ibas & Aliya Rajasa Agar Dijaga, Pesan Istri SBY via Mimpi

Perempuan ramah ini menuturkan sebelumnya dirinya juga pernah ingin mempromosikan produknya pada salah satu marketplace.

Namun hingga sekarang belum terlaksana karena terkendala ketiadaan rekening perbankan yang terdaftar pada pasar online tersebut.

"Ini saya baru saja membuka rekening sesuai yang dipersyaratkan, sekarang masih dalam proses. Semoga saja bisa cepat selesai sehingga saya bisa cepat juga memasarkan pempek di situ," tandas Wiwik.

Ia juga mengaku tertarik untuk memasarkan produk pempeknya pada marketplace yang digandeng KPP Pratama pada kegiatan seminar BDS.

Pasalnya peluang pasarnya juga sangat prospektif dan juga mudah untuk menjadi mitra.

Selama ini dirinya mengaku masih memasarkan produk secara konvensional yakni memajang di etalase tokonya di kawasan Jalan Sekumpul, Martapura.

Selain itu juga melayani pemesanan via telepon atau sosial chat.

Pemateri seminar BDS, Adam Nugraha Wiradhana (ketua kampus marketplace Banjarmasin) mengatakan hingga saat ini masih sedikit pelaku usaha di Indonesia yang memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha.

Padahal kekinian hampir tiap orang setiap saat selalu berselancar di dunia maya.

Karenanya sudah saatnya para pelaku usaha memanfaatkan teknlogi digital untuk mengembangkan usaha karena sangat efektif. "Apakah melalui website, media sosial, marketplace (pasar online) atau melalui sosial chat," bebernya.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved