Berita Kabupaten Banjar

Wakil Rakyat Kabupaten Banjar Ini Sebut Air Leding PDAM Intan Banjar Kadang Berwarna Cokelat

Bahkan kualitas air leding yang diproduksi PDAM Intan Banjar kadang dinilai masih belum memadai karena adakalanya berwarna cokelat.

Wakil Rakyat Kabupaten Banjar Ini Sebut Air Leding PDAM Intan Banjar Kadang Berwarna Cokelat
banjarmasinpost.co.id/idda royani
HEARING - Manajemen PDAM Intan Banjar mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPRD Banjar bersama instansi terkait Pemkab Banjar, Selasa (25/6) siang. Pada rapat itu manajemen PDAM Intan Banjar memaparkan beragam persoalan serta perencanaan perluasan pipanisasi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pelayanan air bersih (leding) PDAM Intan Banjar belum sepenuhnya lancar. Bahkan kualitas air yang diproduksi kadang dinilai masih belum memadai karena adakalanya berwarna cokelat.

Hal itu setidaknya diutarakan Ketua Komisi II DPRD Banjar Kamaruzzaman kepada pers seusai rapat kerja dengan manajemen PDAM Intan Banjar dan instansi terkait di ruang Komisi II DPRD Banjar, Selasa (25/06/2019) siang. "Di tempat tinggal saya saja di Mataraman, kadang air ledingnya berwarna cokelat seperti langsung dialirkan dari sungai saja," sebutnya.

Lebih dari itu, pada waktu tertentu terutama pada momen hari raya seperti Idulfitri distribusi air leding sering macet dan bahkan terhenti. "Termasuk pada Idulfitri 1440 Hijriyah, pekan lalu, air leding juga tak ngalir sama sekali," tandas Kamaruzzaman.

Wakil rakyat Bumi Barakat ini mengatakan hal ini menandakan kapasitas maupun kualitas air besih yang diproduksi PDAM Intan Banjar belum memadai. Apalagi dirinya selama ini juga kerap menerima keluhan dari masyarakat (pelanggan PDAM) dari sejumlah kecamatan lain yang mengeluhkan belum lancarnya pasokan air bersih.

Baca: PDAM Intan Banjar Ingin Perluas Pipanisasi, Segini Biaya yang Dibutuhkan

"Kalau jaringan perpipaannya memang sudah ada, sudah cukup luas. Hanya saja kapasitasnya yang sepertinya memang belum memadai mengingat dari waktu ke waktu pertumbuhan penduduk juga makin meningkat," ucap Kamaruzzaman.

Ada beberapa wilayah yang saat ini perlu mendapat perhatian khusus manajemen PDAM Intan Banjar. Di antaranya di wilayah Kecamatan Mataraman, Astambul, Beruntungbaru, Aluh-aluh, dan Gambut serta Kertakhanyar. Hingga kini pihaknya masih sering mendapat pengaduan masyarakat di wilayah tersebut terkait belum lancarnya distribusi air bersih.

Bahkan di wilayah Kota Martapura saja, lanjutnya, layanan air bersih juga belum sepenuhnya optimal. Indikasinya, sebagian warga masih mengandalkan air isi ulang untuk memenuhi kebutuhan air minum.

"Semua itu menjadi tantangan PDAM untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di daerah ini, bagaimana meningkatkan kualitas dan kapasitasnya agar mampu mecukupi seluruh kebutuhan masyarakat. Kami dari lembaga legislatif siap mendukung penganggaran untuk perluasan pipanisasinya," tandas Kamaruzzaman.

Baca: Resmob Polres Banjar Kembangkan Kasus Pencurian Sepeda Motor Tersangka Subhan di Sungaisipai

Lebih dari itu ia berharap manajemen PDAM Intan Banjar tak cuma fokus meluaskan jaringan perpipaan di kompleks perumahan yang memang prospektif dari aspek ekonomi. "Penting juga memperhatikan masyarakat di perkampungan yang juga sangat membutuhkan air bersih," sebutnya.

Pada rapat kerja tersebut, para pejabat instansi terkait menyatakan dukungannya untuk membantu PDAM Intan Banjar dalam memperluas cakupan pipanisasi. "Tentu kita semua berkepentingan untuk bahu-membahu menyediakan air bersih yang memadai bagi masyarakat Banjar," ucap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Banjar Galuh Tantri Narindra.

Senada diutarakan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjar H Irwan Jaya. Namun untuk pipanisasi di wilayah Kecamatan Gambut dan Kertakhanyar tak bisa dilaksanakan secara sepihak karena harus dikonsultasikan dengan pihak Balai Jalan. Ini mengingat dua wilayah itu masuk kawasan terpadu.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved