Berita Tanahlaut

Bus Pelajar Gratis Pemda Tanahlaut Bakal Operational, Ada Beberapa Pilihan Trayek

Pascadiserahkan beberapa waktu lalu ke Bagian Umum Pemda Tanahlaut, bus sekolah tersebut terparkir di lokasi parkir perkantoran Pemda Tanahlaut.

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Elpianur Achmad
banjarmasinpost.co.id/elhami
Ilustrasi - Bus Polres Balangan mengangkut pelajar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAHARI - Lama menganggur, akhirnya bus sekolah yang terparkir di Dinas Perhubungan Kabupaten Tanahlaut bakal difungsikan.

Rencananya, satu unit bus berkapasitas 23 sampai 25 orang itu bakal dijadikan angkutan gratis bagi pelajar. Sebagaimana fungsi dan pemanfaatannya.

Pascadiserahkan beberapa waktu lalu ke Bagian Umum Pemda Tanahlaut, bus sekolah tersebut terparkir di lokasi parkir perkantoran Pemda Tanahlaut. Sebelumnya, penempatan masih berada di Kantor Dishub Tanahlaut, Kalsel.

Kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (26/6/2019), Plt Kadishub Kabupaten TanahLaut, Gentry Yuliantono menginformasikan, wacana bus gratis bagi pelajar ini merupakan inisiatif atas pihaknya.

Pasca mengutarakan ke Bagian Umum Pemda Tanahlaut, gayungpun bersambut. Pasalnya, ia mendapat dukungan dari pihak-pihak terkait. Sehingga rencana itu diperkirakan bakal berjalan pada 2020 mendatang.

"Saya harapkan, awal 2020 sudah mulai operational," ucapnya.

Baca: KRI Karel Satsuitubun Singgah di Pelabuhan Stagen Kotabaru, Masyarakat Dipersilahkan Berkunjung

Baca: NEWSVIDEO : Bertahan Dengan Alat Tenun Tradisional, Kain Tenun Pagatan Dikenal Hingga Luar Negeri

Saat ini pihak Dishub Kabupaten Tanahlaut bakal melakukan survey ke beberapa lokasi sekolah untuk pemanfaatan bus tersebut. Ujar Gentry, ada beberapa alternatif yang bisa menjadi trayek dari bus.

Pertama untuk penjemputan ke Desa Penjaratan menuju Pelaihari. Pilihan kedua yakni kawasan PTP, Ambungan menuju Pelaihari, dengan pertimbangan ada sejumlah lembaga pendidikan yang bakal dilintasi bus. Di antaranya Politekhnik Tanahlaut, SMK SPP Tanahlaut, SMPN 3 Pelaihari dan sekolah lainnya yang ada di Pelaihari.

Lokasi survei lainnya ialah Batuampar, dan Bajuin. Mana yang bakal jadi prioritas, maka disanalah penjemputan bus tersebut.

Tentunya, keberadaan bus gratis tersebut juga menjadi fasilitas untuk antar jemput para siswa. Terlebih ujar Gentry, penggunaan angkutan umum dianggap lebih aman dan demi keselamatan pengendara. Apalagi siswa sekolah belum tentu memiliki Surat Izin Mengemudi karena usianya yang belum 17 tahun.

Jika nanti bus pelajar itu beroperational, Gentry menerangkan, bahwa yang mengelola ialah bidang umum pemerintahan. Begitupun dengan ketersediaan sopir. Serta perawatan dan pemanfaatannya.

Baca: Galuh Intan Dan Desainer Ini Cantik Alami dengan Makeup Natural

Baca: Dewan Harap Tak Ada Masyarakat Kalsel Ikut Aksi di Jakarta Jelang Pembacaan Keputusan MK

Ke depan jelasnya, karena masih mengawali, apabila berjalan sesuai rencana, maka pihaknya akan mengajukan permintaan bus ke kementrian. Sementara ini ujar Gentry, Pemda Tanahlaut masih berupaya memperlihatkan upaya atau keseriusan dalam mengelola bus gratis untuk pelajar itu.

"Bus pelajar gratis ini diterapkan atas kerjasama Dishub Kabupaten Tanahlaut dengan pihak kepolisian, Dinas Pendidikan dan sekolah. Awalnya mungkin memang sulit. Tapi apabila dilakukan, pasti bisa. Apalagi ketika sekolah juga mulai menerapkan peraturan siswa tidak boleh bersepeda motor. Selain itu adanya razia gabungan oleh pihak kepolisian," tutup Gentry, optimis.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved