Berita Kalteng

Usulkan Daerah Istimewa Lindungi Warga Lokal

ADANYA kekhawatiran sebagian kalangan warga lokal Kalteng akan termarjinalkan ketika Ibu Kota Pemerintahan RI memang dipindahkan dari Jakarta

Usulkan Daerah Istimewa Lindungi Warga Lokal
tribunkalteng.co/fathurahman
Ibnu Elmi AS Pelu, Tim Percepatan Pembangunan Kalteng yang juga mantan Rektor IAIN Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - ADANYA kekhawatiran sebagian kalangan warga lokal Kalteng akan termarjinalkan ketika Ibu Kota Pemerintahan RI memang dipindahkan dari Jakarta ke Kalteng, ditanggapi anggota tim percepatan pembangunan Kalteng, Ibnu Elmi AS Pelu.

Mantan Rektor IAIN Palangkaraya ini, menegaskan, hal itu tidak akan terjadi ketika warga lokal SDMnya ditingkatkan dan diberdayakan dalam pembangunan Kalteng kedepannya, termsuk menjadikan Kalteng sebagai daerah istimewa layaknya Jakarta dan Yogyakarta.

Ibnu berpandangan, untuk tiga daerah yang dicadangkan sebagai Ibu Kota RI yakni Palangkaraya, Gunungmas dan Katingan sudah pasti nantinya jika benar menjadi Ibu Kota akan semakin maju, karena semakin pesat pembangunan kedepannya.

Baca: Kalteng dan Kaltim Berebut Jadi Ibu Kota RI Baru, Hari Ini Paparkan Keunggulan Provinsi

Baca: Akun Instagram Ustadz Abdul Somad Hilang Lagi, Kena Suspend? Postingan Arie Untung Diserbu Netizen

Baca: Ekspresi Tak Terduga Luna Maya Lihat Video Bulan Madu Syahrini & Reino Barack Diungkap Raffi Ahmad

Baca: Keanehan Jet Mewah yang Dipakai Maia Estianty di Italia, Istri Irwan Mussry Sebut Soal WC

Namun yang perlu dilindungi adalah dua belas kabupaten lainnya yang harus juga dijadikan daerah istimewa agar semua hak-hak adat serta kegiatan dan masyarakat lokal yang bernuansa adat dan budaya khas Kalteng bisa terlindungi seperti layaknya yang ada di Yogyakarta.

"Saya tetap yakin Kalteng akan terpilih sebagai Ibu Kota RI yang baru, tetapi saya tidak hanya melihat dari tiga daerah ywng akan dicadangkan sebagai Ibu Kota RI yang baru, tetapi dua belas kabupaten lainya seperti Kotim, Kobar, Barsel, dan lainnya yang juga harus diberikan proteksi untuk adat dan seni budayanya.

Banjarmasinpost.co.id /faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved