Lifestyle

Juara 3 Galuh Balangan Ini Suka Menari, Tetapi Ternyata Baris-berbaris Juga Oke

Banyak yang bilang atau bertanya, kok saya bisa menari dengan gemulai dan juga bisa baris berbaris secara tegap

Juara 3 Galuh Balangan Ini Suka Menari, Tetapi Ternyata Baris-berbaris Juga Oke
istimewa
Laila Munajat penari yang suka baris berbaris 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dua aktifitas dilakoni Laila Munajat memang kontradiktif bagi orang awam. Masalahnya, gadis ini suka menari dan juga suka baris berbaris. Secara gerakan tentunya kedua aktifitas ini jauh berbeda.

"Banyak yang bilang atau bertanya, kok saya bisa menari dengan gemulai dan juga bisa baris berbaris secara tegap? Ya, menyesuaikan diri saja secara alami," ujar Laila.

Diakui warga Paringin, Balangan ini, memang butuh usaha ekstra supaya bisa menyesuaikan. Awal menari ia juga masih kaku, tapi setelah belajar dan belajar, akhirnya bisa menyesuaikan.

"Intinya, apa yang kita mau harus kita usahakan sungguh-sungguh agar bisa mencapai apa yang kita inginkan," tukas Laila yang kelahiran Amuntai, 12 Juli 2002.

Baca: Kesetrum Saat Kerjakan Kanopi, Awi Langsung Terduduk Lemas dengan Luka Bakar di Tangan

Baca: Hasil Visum Ifan Seventeen Pasca Video Digerebek dengan Citra Monica Viral di Medsos Diungkap Polisi

Baca: Terobosan Pertama OPPO Kamera Selfie di Bawah Layar, Begini Penampakannya

Baca: Amarah Luna Maya dan Nagita Saat Raffi Ahmad Bahas Bulan Madu Syahrini dan Reino Barack di Bora Bora

Juara 3 (wakil 2) Galuh Balangan dan Juara 1 FL2SN tari kreasi tingkat Balangan ini masih aktif menari namun untuk baris berbaris hanya kadang-kadang ikut latihan.

"Saya anggota sanggar tari Banua Sanggam di Paringin," jelas putri dari pasangan Mona Moleka dan M Nazar ini.

Tari Kambang Sakaki, Radap Rahayu, Lampau Bulan, Putri Nulan, Jui, Laang, Kambang Kipas dan tari Senyum itulah yang sudah dikuasainya.

Biasanya Laila tampil menari antaranya di acara pembukaan, tari massal dan bulan April tadi tampil di TMII Expo Nusantara dan ikut pawai festivalnya juga.

Harapannya para pemuda dan pemudi banua lebih mendalami budaya lokal. Melestarikan dan mengembangkan lagi budaya kita.

"Karena itu sangat penting untuk diri sendiri, supaya lebih tahu apa saja budaya kita, antara lain tarian daerah maupun hal-hal lainnya. Jika suatu saat kita bepergian keluar daerah dan ditanya tentang seni budaya maka tidak bingung harus jawab apa," beber Laila.

Baca: Sejarah Gereja Tua di Mandomai Kapuas, Miliki Mozaik Langka yang Hanya Ada Tiga di Dunia

Baca: Proyek Pembangunan Lapas Kotabaru Berlanjut, Kalapas Sebut Nilainya Rp16 Miliar

Baca: Meski Jadi Relawan Kemanusiaan Perlu Pengorbanan, Ini Alasan Hilmah Terjun Membantu Warga Kesusahan

Selain tari tradisional, ternyata juga Laila suka dance K-Pop alias tari modern ala muda-mudi Korea Selatan.

"Suka K-Pop karena suka budayanya, tariannya, tempat wisatanya, sejarahnya, berbagai hal tentang Korea," alasannya.

Walaupun Laila suka dance K-Pop tapi ia tetap mencintai tarian tradisional. Baginya K-Pop hanya bagian dari tren kekinian yang ada saatnya pudar. Sedangkan tari tradisional adalah seni budaya yang harus terus dilestari.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved