Berita Kalsel

Psikolog Banua Ungkap Gulat Kalsel Sangat Ditakuti Daerah Lain, Bikin Ciut Nyali Atlet Daerah Lain

Sejumlah cabang Olahraga, Kalimantan Selatan banyak ditakuti daerah lain terutama dalam setiap gelaran PON. Salah satunya adalah cabang gulat.

Psikolog Banua Ungkap Gulat Kalsel Sangat Ditakuti Daerah Lain, Bikin Ciut Nyali Atlet Daerah Lain
Banjarmasinpost.co.id/khairil rahim
Psikolog Banua Shanty Komalasari saat memberikan materi rapat kordinasi peningkatan sinergitas kinerja olahraga 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejumlah cabang Olahraga, Kalimantan Selatan  banyak ditakuti daerah lain terutama dalam setiap gelaran Pekan Olahraga Naisonal (PON). Salah satunya adalah cabang gulat.

Psikolog Banua Shanty Komalasari saat memberikan materi rapat kordinasi peningkatan sinergitas kinerja olahraga mengatakan dirinya pernah bertemu dengan Atket dari salah satu darrah Pulau Jawa.

“Ketika undian dia tahu besok bakal menghadapi atlet gulat Kalsel, nyalinya langsung ciut. Kerja kerasnya latihan selama berbulan jadi sia sia hanya karena faktor psikologis saja,” ucap dia.

Oleh karenanya ucap dia faktor psikologis sangat diperlukan dalam setiap menghadapi pertandingan.

Dalam rapat kerja yang digelar Biro Kesra Bidang Pemuda dan Olahraga Setda Provinsi Kalseldi Sekretariat Komite Olagraga Nasional (KONI) Kalsel mengambil tema sinergitas dalam pembinaan menuju prestasi banua, Kamis (27/6/2019).

Baca: Kemarahan Ussy Sulistiawaty Saat ART Pecahkan Parfum Rp 6 juta, Istri Andhika Pratama Lakukan Ini

Baca: Terpilih Jadi Sopir Teladan 2019 Kota Banjarbaru, Irfan Wakili Banjarbaru ke Provinsi

Baca: Soal Peluru Tajam Saat Amankan Massa di Pengumuman Hasil Sidang Putusan MK, Ini Penjelasan Polisi

Baca: Ucapan Selamat Ulang Tahun Krisdayanti untuk Azriel Hermansyah, Sebut Raul Lemos

Dalam acara ini menghadirkan nara sumber Drs H Sarmidi MKes (JPOk Unlam), Shanty Komalasari (Psikolog), dan Mujiyat Spd sebagai plt Karo Kesra Setda Kalsel yang baru.

Kegiatan rapat kordinasi yang dibuka langsung asisten II perekonomian pembangunan Hanifah Dewi Nirwana ST MT itu melibatkan Dispora Kalsel, KONI Kalsel, Dispora kabupaten dan kota, KONI kabupaten dan kota, Formi Kota Banjarmasin, NPC Kalsel, Pengprov Cabor, dan para guru (SD, SMP, SMA/SMK).

"Dari rapat kordinasi ini kita menggali pandangan para pelaku olahraga terhadap realita permasalahan ke olahraga di Kalsel," ungkap panitia pelaksana, Drs Murjani MM (Kasubag Pemuda dan Olahraga Biro Kesra Kalsel).

Sekaligus menghimpun masukan dan saran sebagai bahan rekomendasi, solusi dalam rangka peningkatan efektivitas pembinaan keolahragaan.

"Selanjutnya menjadi bahan masukan bagi pemerintah provinsi Kalsel dalam merumuskan kebijakan keolahragaan," tuturnya.

Baca: Aksi Ivan Gunawan Tidur di Pangkuan Ayu Ting Ting Buat Ruben Onsu Terdiam, Protes Bermunculan

Baca: LIVE TV ONE - Link Live streaming PSCS Cilacap vs Persita Tangerang di Liga 2 2019 Pekan 2

Tidak hanya itu, sambungnya, menganalisis dan mengevaluasi faktor-faktor yang berkaitan dengan permasalahan keolahragaan di daerah.

"Sehingga memberikan pemikiran dalam efektivitas kebijakan program dan kegiatan pemerintah berkaitan dengan pembinaan keolahragaan di Kalsel," bebernya.
(Banjarmasinpost.co.id/Khairil Rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved