Berita Nasional

Romy Sebut Khofifah dan Asep Saifuddin Rekomendasikan Haris Maju Jadi Kepala Kemenag Jatim

Menurut Romahurmuziy, Khofifah dan Asep adalah dua orang yang sejak awal merekomendasikan nama Haris untuk maju sebagai Kakanwil Kemenag Jawa Timur.

Romy Sebut Khofifah dan Asep Saifuddin Rekomendasikan Haris Maju Jadi Kepala Kemenag Jatim
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua Umumm PPP Romahurmuziy keluar dari Gedung KPK Jakarta memakai rompi tahanan, seusai diperiksa oleh penyidik, Sabtu (16/3/2019). Romahurmuziy ditahan oleh KPK seusai ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan suap seleksi jabatan di Kementerian Agama. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA -Kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama Jawa Timur yang menyeret mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy) dan Menteri Agama Lukmah Hakim Saefuddin terus bergulir di persidangan Tipikor.

Dilansir dari Kompas.com, Romy mengaku beberapa kali ditanya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan seorang tokoh pondok pesantren di Jawa Timur Asep Saifuddin Chalim, soal perkembangan nominasi Haris Hasanuddin sebagai Kakanwil Kementerian Agama Jawa Timur.

Menurut Romahurmuziy, Khofifah dan Asep adalah dua orang yang sejak awal merekomendasikan nama Haris untuk maju sebagai Kakanwil Kemenag Jawa Timur. Hal itu yang juga ia teruskan ke Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

"Saya menyampaikan bahwa jujur saja beberapa kali baik Bu Khofifah dan Kiai Asep menanyakan ke saya bagaimana perkembangan nominasi saudara Haris," kata Romy di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (26/6/2019) malam.

"Bahkan dalam satu kesempatan Kiai Asep menelepon saya kurang lebih beliau menyampaikan sedang umrah di Mekkah dan menanyakan tentang bagaimana nominasi saudara Haris," lanjutnya.

Baca: Polwan Polair Polda Kalsel Dijambret di Jembatan RK Ilir, Berhasil Pertahankan Tas Meski Terjatuh

Romy mengaku hanya menyampaikan ke Asep bahwa proses seleksi jabatan yang melibatkan Haris ada prosedurnya. Ia mengaku sudah tidak mengikuti lebih intens proses seleksi tersebut.

Ia juga mengaku mengusulkan nama Amin Mahfud sebagai Kakanwil Kemenag Jawa Timur. Amin merupakan Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jawa Timur.

Setelah menyampaikan informasi terkait usulan dirinya serta usulan dari Khofifah-Asep, kata Romy, Lukman tak memberi respons apapun.

"Waktu mengusulkan saudara Amin sebagai Plt saja tidak diterima Menteri waktu itu. Jadi saya agak males meneruskan usulan kembali. Tapi karena tadi, jujur saya menghormati Bu Khofifah, saya menghormati Kiai Asep, saya hanya menyampaikan ke Pak Menteri," ujar Romy.

"Kalau saya cenderung Amin, tetapi saat yang sama Bu Khofifah dan Kiai Asep terus meminta ke saya agar bisa mendorong Pak Haris. Kira-kira begitu bahasanya," sambungnya.

Baca: Balai Besar Lakukan Pengaspalan, Warga Keluhkan Waktu 2,5 Jam Untuk Lewati Jembatan Barito

Dalam kasus ini, Haris didakwa menyuap mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Romy dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Haris memberikan uang Rp 325 juta kepada Romy dan Lukman Hakim.

Menurut jaksa, pemberian uang itu patut diduga karena Romy dan Lukman Hakim melakukan intervensi baik langsung maupun tidak langsung terhadap proses pengangkatan Haris sebagai Kepala Kanwil Kemenag Jatim. Sebab, Haris saat itu tak lolos seleksi karena ia pernah dijatuhi sanksi hukuman disiplin.

(Penulis : Dylan Aprialdo Rachman/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin"

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved