Ragam Hal Unik Tradisi Budaya Kapuas

Sejarah Gereja Tua di Mandomai Kapuas, Miliki Mozaik Langka yang Hanya Ada Tiga di Dunia

Salah satu peninggalan budaya yang dimiliki Kabupaten Kapuas yang cukup menarik perhatian dari sisi historis adalah Gereja Tua di Mandomai

Sejarah Gereja Tua di Mandomai Kapuas,  Miliki Mozaik Langka yang Hanya Ada Tiga di Dunia
Dari warga Kapuas untuk BPost
Gereja Imanuel GKE Mandomai 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Salah satu peninggalan budaya yang dimiliki Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah (Kalteng) yang cukup menarik perhatian dari sisi historis adalah Gereja Tua di Mandomai, Kecamatan Kapuas Barat.

Berdasarkan sejarahnya dilansir dari laman resmi kemdikbud, Gereja Imanuel GKE Mandomai ini dibangun dengan melewati beberapa tahap perbaikan.

Mulanya bangunan semi permanen dan kecil hingga diperluas seperti yang dijumpai sekarang. Gereja Imanuel sekarang berukuran 24 x 12 meter dengan dua Menara seluas 15 meter kuadrat, menghadap ke timur, dan luas komplek selurunya berukuran 1000 meter kuadrat.

Gereja ini merupakan bangunan panggung dengan ketinggian lantai 100 cm dari permukaan tanah.

Baca: Jacksen Antar Hugo ke Spanyol, Masih Berharap ini ke Barito Putera

Baca: Kejutan dari KH Maaruf Amin Jelang Hasil Sidang MK Sengketa Pilpres 2019, Kopiah Untuk Semua

Baca: Sejarah Panjang Rumah Betang Sei Pasah Kapuas, Sejak 1806 Hingga Kini Dibuka Sebagai Objek Wisata

Baca: Kebakaran Lahan Mulai Marak di Palangkaraya, Petugas Pemadam Disiagakan

Pondasinya berupa tonggak-tonggak kayu, ada yang berbentuk bulat maupun segi empat.

Kedalaman tonggak pondasi ini tidak diketahui, tetapi menurut informasi “sokoguru” yang berjumlah sepuluh tiang dengan diameter masing-masing 24 sentimeter ditanamkan di atas balok kayu kapur naga.

Pada balok ini dibuatkan lubang-lubang sebagai pemegang kayu baru kemudian ditanam dan ditimbun tanah.

Anak tangga yang sekarang mempergunakan kayu ulin yang ditopang dengan plat besi siku.

Bagian depan gereja ini terdapat teras selebar 146 sentimeter yang bersambung sampai Menara di kanan dan kiri.

Teras ini berpagar kayu dengan bentuk botol, dibagian bawah gendut dan bagian atas lurus tinggi dengan sedikit hiasan pelipit.

Halaman
12
Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved