Cerita Suka Duka Relawan Kemanusiaan

Terjun Menjadi Relawan, Begini Perasaan Wanita Ini Saat Menolong Warga

Aktif menjadi relawan sejak 2016, Hilmah mendapatkan berbagai pengalaman.

Terjun Menjadi Relawan, Begini Perasaan Wanita Ini Saat Menolong Warga
istimewa
Hilmah anggota relawan Emergency Banjar Respons 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Aktif menjadi relawan sejak  2016, Hilmah mendapatkan berbagai pengalaman.

Banyak pula mendapati suka maupun duka selama menjadi relawan yang tergabung dalam Emergency Banjar Respons bermarkas di Martapura.

"Salah satu duka yang sempat saya alami adalah, ada rasa senang bisa menolong orang yang terkena musibah dan mereka merasa terbantu, itu menjadi kepuasan tersendiri bagi kami. Rasa gembira dan rasa syukur mereka membuat rasa lelah kami hilang," kata Hilmah.

Perempuan yang juga pernah aktif menjadi relawan di sekolah dalam organisasi PMR, Pramuka, relawan di desa dan kader posyandu itu memiliki rasa ingin menolong dan jiwa sosial kemanusian.

Baca: Cincin Emas Dibawa Kabur, Mbah Klumpuk 72 Tahun Nekat Tarik Motor Pelaku Hingga Terjatuh dan Tewas

Baca: Kompensasi Listrik Dipangkas, PLN Siap-siap Naikan Tarif Dasar Listrik

Baca: Kantor Perumahan PT GKL Kertak Hanyar dan 2 Rumah Roboh, Sejumlah Pekerja Bangunan Terluka

Baginya melihat korban dan keluarga korban merasa terbantu, menjadi kepuasan dan rasa syukur.

Itu pula yang dirasakan oleh Herwanto. Relawan yang tergabung dalam Komunitas Gabungan Emergency ini aktif menjadi anggota sejak 2016 lalu dengan nomor register 111.

Herwanto, relawan yang tergabung dalam Komunitas Gabungan Emergency
Herwanto, relawan yang tergabung dalam Komunitas Gabungan Emergency (istimewa)

"Sukanya menjadi relawan, sungguh suatu pengalaman yang luar biasa ternyata menjadi seorang relawan tidak semudah yang aku bayangkan.

Baca: Peringatan Gading Marten Pada Maia Estianty yang Liburan ke Italia dengan Irwan Mussry

Baca: Jelang Musim Haji Permintaan Umrah di Kalsel Meningkat, Biro Travel Godok Promo Umrah Harga Ekonomis

Kesabaran dan ketabahan itu yang harus dimiliki oleh para relawan, tetapi ada kebahagiaan tersendiri dalam hati karena mampu membantu sesama secara ihklas," kata Herwanto.

Dia menambahkan, perasaan senang lainnya adalah setelah memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan atau yang terkena musibah, mendapatkan apresiasi atau penghargaan dari masyarakat serta dinilai baik oleh masyarakat sekitar lokasi kejadian. (Banjarmasinpost.co.id/M Hasby Suhaili)

Penulis:
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved