Bumi Tuntung Pandang

Wakil Bupati Tanahlaut Abdi Rahman Gelar Rapat Urgen Ternyata Hal Ini Yang Dibahas

Wakil Bupati Tanahlaut Abdi Rahman menginginkan secepatnya Kabupaten Tala memiliki Data Kemiskinan Terpadu untuk memudahkan pemerintah berikan bantuan

Wakil Bupati Tanahlaut Abdi Rahman Gelar Rapat Urgen Ternyata Hal Ini Yang Dibahas
HO/Humas Pemkab Tanahlaut
Wakil Bupati Tanahlaut Abdi Rahman pimpin rapat membahas perlunya Pemkab Tala memiliki Data kemiskinan terpadu, Kamis (28/6/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Wakil Bupati Tanahlaut (Tala) Abdi Rahman menginginkan secepatnya Kabupaten Tala memiliki Data Kemiskinan Terpadu untuk memudahkan pemerintah dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu.

Hal tersebut ia sampaikan pada Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Tala di Ruang Rapat Barakat, Kantor Sekretariat Daerah Tanahlaut pada Rabu malam (26/6/2019).

Rapat tersebut sendiri sengaja dilaksanakan oleh Wabup karena ia merasa Pemerintah Kabupaten Tala harus sesegera mungkin melakukan tindakan untuk mengentaskan kemiskinan yang ada di Tala.

"Saya rasa rapat ini sangat urgent karena saya mendapat beberapa laporan tentang ini, salah satunya di Desa Batilai di daerah perbukitannya ada orang tua jompo dengan rumah yang hampir roboh selain itu beliau juga tidak memiliki dokumen kependudukan," ujarnya saat membuka rapat.

Rapat tersebut sendiri dihadiri oleh Pimpinan dan perwakilan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Tala terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Perlindungan Perempuan dan Anak serta stakeholder lain yang terkait.

Wabup Tala Abdi Rahman pun mengatakan bahwa nanti dengan basis data yang dimiliki oleh Pemkab Tala terhadap angka kemiskinan yang ada di Tala maka akan mempermudah Pemkab Tala dalam mengentaskan kemiskinan.

"Tujuan kita memiliki basis data ini adalah agar semua masyarakat kurang mampu terdata, dan yang terdata juga benar-benar yang kurang mampu, karena data yang ada saat ini banyak orang yang ebnar-benar kurang mampu tidak mendapat bantuan sedangkan yang mampu malah mendapat bantuan," ucapnya.

Abdi pun menginginkan SKPD yang memiliki pepranjangan tangan langsung ke desa-desa dapat membantu untuk pendataan verifikasi Data Kemiskinan terpadu nanti.

"Kan ada Bidan Desa, Penyuluh Pertanian, PPKBD, Pendamping Desa dan Petugas Program Keluarga Harapan, nah kelima elemen itu nanti yang akan membantu pendataan dan verifikasi sehingga didapat hasil yang akurat. Nanti data dari desa diteruskan ke kecamatan masing-masing dan di tingkat Kabupaten akan dimasukan ke Aplikasi yang nanti akan dibuat oleh Dinas Komunikasi dan Informatika," tutupnya.(AOL/*)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved