Berita HSS

Bumdes Bangun Jalan ke Tempat Wisata, Ini Destinasi Wisata Menawan di Desa Madang HSS

Wisata alam di Desa Madang Wisata Puncak Batu Balai, Wisata Gua Hijau Gunung Rajang, Air Terjun Buangan Bangkui serta wisata danau Cikdam Tayub

Bumdes  Bangun Jalan ke Tempat Wisata, Ini Destinasi Wisata Menawan di Desa Madang HSS
Kades Madang untuk BPost
Wisata alam Gua Hijau di Gunung Rajang, Desa Madang, Kecamatan Padang Batung, HSS 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN -  Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan punya wisata alam yang tak kalah indah dengan di Kecamatan Loksado.

Sejumlah lokasi wisata alam di Padang Batungpun kini mulai dikembangkan oleh aparat desa dan masyarakat setempat melalui Badan Usaha Milik Desa (BumDes). Salah satunya, di Desa Madang.

 Kepala Desa Madang, Suriani, kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (28/6/209) mengungkapkan, di desa yang dipimpinnya, ada beberapa wisata alam yang sedang dikembangkan.

Antara lain Wisata Puncak Batu Balai, Wisata Gua Hijau Gunung Rajang, Air Terjun Buangan Bangkui  serta wisata danau Cikdam Tayub.

Baca: Imbas Melemahnya Perekonomian Masyarakat, Pendapatan PT ASDP Tak Capai Target

Baca: Susun Dokumen Pengusulan Pahlawan Nasional Pangeran Hidayatullah, Tim Peneliti Ke Cianjur Jawa Barat

Baca: Guru Kontrak Baru Mulai Jalani Penugasan, Sebagian Ditempatkan di Wilayah Terpencil Ini

Baca: Tak Hanya Sajikan Menu Nusantara, Grand Dafam Juga Sajikan Menu Western yang Lezat

“Selama ini wisata tersebut dikelola Bumdes Antaludin Makmur Desa Madang,”kata Kades.

 Untuk memudahkan akses jalan menuju wisata, BumDes kata Suriani  sedang membangun akses jalan.

Akses jalan tersebut menuju puncak Batu Balai, Jalan tembus Desa Mawangi serta membangun Pos Pantau Karhutla se-Padang Batung di puncak Batu Balai yang menjadi tempat strategis memantau titik api, dari ujung Telaga Langsat sampai ke wilayah Padang Batung.

 Pembangunan jalan akses wisata dan pospantau tersebut, kata Kades mendapat dukungan DInas Pertanian, yang meminjamkan alat beratnya.

Air Terjun BuanganBangkui, yang ramai dikunjungi wisatawan yang menyukai wisata alam liar Meratus
Air Terjun BuanganBangkui, yang ramai dikunjungi wisatawan yang menyukai wisata alam liar Meratus (Dari Kades Madang untuk BPost)

“Sekarang masih tahap dikerjakan,”tambahnya. Selain itu, sesuai Perbup Nomor 14 Tahun 2019tentang Rencana Pembangunan Kawasan Persedaan (RPKP) Kawasan Wisata Padang Patung 2019-2013, Desa Madang masuk satu dari tujuh wilayah pengembangan tersebut.

 Desa lainnya, ada di kota kecamatan, Desa Batu Laki, Desa Mawangi, Malilingan, Malutu dan Pahampangan.

“Desa-desa yang disebutkan tadi masuk dalam kluster wisata sebagaimana diatur Perbup tersebut, yang sosialisasinya dilaksanakan Senin 1 Juli mendatang di Aula Mandapai Kantor Bappelitbangda HSS.

Baca: Sempat Gugup Goreng Telur, Laila Sukses Wakili Kalsel ke Ajang Ini

Baca: Datangkan Chef Katering di Kabupaten Banjar, Petugas BPBD Dilatih Memasak di Dapur Umum

Baca: Komentar Tak Terduga Deddy Corbuzier Saat Disarankan Nama Ahmad Pasca Mualaf, Mirip Ahmad Dhani!

Pada sosialisasi itu diundang kades-kades bersangkutan beserta camat dan dinas terkait,”katanya.

Jalan menuju puncak Batu Balai di Desa Madang Kecamatan Padang Batung, yang sedang dibangun BumDes setempat
Jalan menuju puncak Batu Balai di Desa Madang Kecamatan Padang Batung, yang sedang dibangun BumDes setempat (Dari Kades Madang untuk BPost)

 Diharapkan, pembangunan jalan sebagai akses menuju wisata memudahkan wisatawan berkunjung.

Dengan terbukanya akses jalan itu pula Kades menargetkan makin banyak wisatan baik lokal maupun luar daerah  yang tertarik ke Desa Madang, menikmati berbagai keindahan alamnya, dengan tetap menjaga kebersihan dan kelestarian alamnya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved