Pilpres 2019

Hakim Mementahkan 21 Butir Dalil Gugatan Pemohon Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

Pada sidang yang dibuka sejak pukul 12.40 WIB hakim mementahkan 21 butir dalil gugatan pemohon kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

Hakim Mementahkan 21 Butir Dalil Gugatan Pemohon Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
BPost Cetak
BPost edisi cetak Jumat (28/6/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pada sidang yang dibuka sejak pukul 12.40 WIB hakim mementahkan 21 butir dalil gugatan pemohon kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Termasuk di antaranya dalil tim hukum paslon 02 mengenai Daftar Pemilih Tetap (DPT) tidak wajar 17,5 juta ditambah Daftar Pemilih Khusus (DPK) 5,7 juta adalah tidak wajar dan menimbulkan penggelembungan suara bagi Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, tidak terbukti.

MK pun menyatakan argumen terkait itu tidak relevan.

"Mahkamah berpendapat dalil pemohon tidak beralasan menurut hukum," kata hakim konstitusi Saldi Isra dalam sidang sengketa Pilpres 2019 di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat.

Berkaitan dengan DPT tidak wajar 17,5 juta itu disebut Saldi tercatat sebagai bukti P-155 dalam sidang tersebut.

Baca: Fakta Baru Pernikahan Syahrini dan Reino Barack yang Tak Dihadiri Luna Maya Dibongkar Nikita Mirzani

Baca: Kecewa, Sesuai Kesepakatan, Prabowo Subianto Menghormati Keputusan MK

Baca: Pernyataan Partai Amanat Nasional Setelah Putusan MK Terkait Sengketa Pilpres 2019

Baca: Tentukan Langkah Selanjutnya, Prabowo Akan Kumpulkan Pimpinan Partai Koalisi di Kertanegara Jumat

Bukti P-155 itu disebut berasal dari analisis saksi dari tim 02 yaitu Agus M Maksum dan sudah diserahkan dan ditindaklanjuti KPU.

Saldi menyampaikan bila KPU sudah melakukan tahapan-tahapan perbaikan termasuk soal DPT 17,5 juta yang diklaim tim 02 tidak wajar.

Hasil dari perbaikan itu disebut Saldi sudah disajikan KPU serta disetujui semua pihak termasuk dari tim 02.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved