Berita Banjar

NEWSVIDEO : Kemilau Berlian Pasayangan Martapura

Sejak puluhan tahun silam Kabupaten Banjar terkenal sebagai daerah penghasil intan

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sejak puluhan tahun lalu Kabupaten Banjar terkenal sebagai daerah penghasil intan. Banyak pertambangan atau pendulangan yang kaya intan berkualitas dunia dan berukuran besar.

Salah satu yang fenomenal adalah Intan Trisakti berukuran 166,75 karat yang ditemukan pada 26 Agustus 1965, di Cempaka (kini menjadi bagian dari Kota Banjarbaru setelah dlakukan pemekaran Kabupaten Banjar pada awal 2000.

Bukan hanya sebagai daerah pendulangan intan, Kabupaten Banjar juga terkenal sebagai daerah pengrajin atau penggosok intan yang andal.

Sejak puluhan tahun silam pula tersebar para penggosok intan yang menghasilkan kemilau berlian berkualitas dunia meski hanya bermodalkan peralatan seadanya atau tradisional.

Para penggosok intan itu tersebar di sejumlah kawasan di Kecamatan Martapura Kota, Martapura Barat dan Martapura Timur.

Baca: Ifan Seventeen & Juliana Moechtar Didoakan Berjodoh Pasca Duet HUN & Kasus Citra Monica Selesai

Baca: Masih di Atas Angka Nasional, Penderita Stunting di Kalsel Capai 26.00 Orang

Baca: Tanggulangi Sampah, Pemkab Tanahbumbu Ciptakan Terobosan Baru

Baca: Warung Terbakar, Yuli Urung Traktir Temannya Makan Ayam Penyet

Kini, seiring perkembangan zaman, jumlah penggosok intan tradisional itu jumlahnya sudah jauh berkurang.

Beragam faktor penyebab terus berkurangnya penggosok intan tradisional, mulai dari sulitnya bahan baku hingga kalah bersaing dengan hasil gosokan menggunakan peralatan canggih.

Menjadi penggosok intan, diperlukan kesabaran, fokus dan tekun serta punya jiwa seni. Setidaknya itu yang menjadi modal seorang penggosok intan, selain selalu update wawasan pengetahuan seputar batu permata tersebut.

Menggosok intan memang tidak sembarangan. Apalagi di Kalsel khususnya di Martapura, Kabupaten Banjar, sebagian besar penggosok intan masih menggunakan peralatan tempo doeloe, berbeda dengan di luar negeri yang alatnya serba canggih.

Kelurahan Pasayangan merupakan salah satu sentra penggosokan intan di Kota Martapura yang berjuluk Kota Intan.

Baca: Jawaban Tak Terduga Nenek Iro Saat Baim Wong Bandingkan Paula Verhoeven dan Marshanda

Baca: Jadwal Masuk Asrama Haji Kalsel Diusulkan Bergeser Lebih Awal, ini Penjelasan Kanwil Kemenag Kalsel

Baca: Rental Mobil Banjir Orderan di Masa Libur Sekolah, Unit Passanger Car Masih Jadi Primadona

Di kelurahan yang tak jauh dari pusat Kota Martapura itu, puluhan tahun lalu warga di sana hampir semua berprofesi penggosok intan.

Peralatan digunakan, dinamo, iskip atau gerinda khusus intan, docf (dup) atau besi penjepit intan, tang, cutting, kaca pembesar dan pengukur intan.

Hasil gosokan dari Pasayangan ada yang bisa dilihat di toko Pertokoan Cahaya Bumi Selamat, Martapura dan juga di tangan kolektor perhiasan seantero nusantara serta berbagai penjuru dunia. (banjarmasinpost.co.id/Tim)

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved