Berita Tanahlaut

NEWSVIDEO : Melihat Dari Dekat Kebun Sayur yang Dikelola Warga Binaan Rutan Kelas II B Pelaihari

Aktvitas berkebun membuat warga binaan Rumah Tahanan Kelas II B Pelaihari, Rusli menikmati masa tahanan di rutan setempat

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Menjadi warga binaan Rumah Tahanan Kelas II B Pelaihari nampaknya dinikmati oleh Rusli. Ia mendapat hukuman hampir satu tahun atas kesalahannya yang tidak melaporkan aktivitas peredaran atau penggunaan narkoba di wilayahnya.

Saat ini, hukuman Rusli tinggal hitungan hari. Ia menunggu surat keputusan dari Rutan yang bisa menyatakan kalau dirinya benar-benar bebas.

Dalam menjalani hukumannya, Rusli terpilih sebagai warga binaan yang dipercaya mengelola kebun di Rutan tersebut. Ia bersama beberapa tahanan lainnya bekerja merawat kebun setiap harinya. Tak hanya itu, hasil kebun pun kembali dimanfaatkan untuk keperluan dapur warga binaan.

Ada banyak tanaman yang dirawat dan dipanen jika sudah musimnya. Bahkan beberapa hari terakhir mereka sudah panen tomat, kacang, dan terong. Beberapa jenis sayuran lain, yakni bayam, paprika, pepaya, cabe dan sejenisnya.

Baca: Awalnya Bikin Banjir Sungai, Kini Sampah di Klungkung Bali Jadi Pelet dan Dipasok ke PLTU

Baca: Hasil Kualifikasi MotoGP Belanda 2019 di Sirkuit Assen, Quartararo Pole Potition, Rossi Start Ke 14

Baca: Tangis Saipul Jamil Saat Jalani Hukuman di Lapas Diungkap Nia Ramadhani, Bukan Karena Dewi Perssik!

Baca: Unggah Status Pornografi di Medsos, Bidhumas Polda Kalteng Bina Dua Siswi SMA di Palangkaraya

Kepala Rutan Kelas II B Pelaihari, Budi Suharto menerangkan, perkebunan tersebut merupakan program pembinaan kemandirian untuk warga binaan. Sehingga pascakeluar dari Rutan, mereka diharapkan bisa mandiri dan memiliki kemampuan untuk berkebun.

"Saya harapkan, bagi mereka yang sudah pernah berkebun maka semakin lihai dan mumpuni. Sementara yang belum pernah, bisa belajar," ucap Budi.

Tentunya tidak sembarangan warga binaan yang bisa ikut memelihara kebun tersebut. Karena area kebun berada di luar tembok Rutan.

Baca: Ikut Lomba Mengolah Tanggui, Begini Cerita Salamah yang Sejak Kecil Tekuni Kerajinan Ini

Baca: Surat Walikota Surabaya Tri Rismaharini Viral, Risma Tegaskan Siap Layani Warga Surabaya Lagi

Jelasnya, mereka yang terpilih merupakan warga binaan yang sudah menjalani hukuman lebih setengah dari putusan sidang.

Selain itu mendekati hari bebas atau yang diusulkan mendapatkan Pembebasan Bersyarat (PB). Keamanannya pun ujar Budi sudah minimum security.

Terangnya pula, untuk hasil kebun, biasanya akan disuplai ke dapur rutan. Bisa juga dijual ke keluarga warga binaan dan masyarakat yang ingin membeli. (Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved