Pilpres 2019

Resmi Bubarkan Koalisi, Sekjen Gerindra: Prabowo Merasa Perjuangannya Belum Selesai

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berharap komunikasi antara partai politik pengusungnya di Pilpres 2019 tetap terjalin.

Resmi Bubarkan Koalisi, Sekjen Gerindra: Prabowo Merasa Perjuangannya Belum Selesai
(Dok. Priyo Budi Santoso)
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan lima sekjen partai politik koalisi Indonesia Adil dan Makmur di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pascakeputusan Mahkamah Konstitusi menolak seluruh permohonan pasangan Capres-Cawapres 02 Prabowo-Sandiaga Uno, Kamis (27/6/2019), Prabowo secara resmi membubarkan partai koalisi pengusungnya Pilpres 2019.

Dilansir dari Kompas.com, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berharap komunikasi antara partai politik pengusungnya di Pilpres 2019 tetap terjalin.

Meski, koalisi tersebut telah dibubarkan dalam rapat internal bersama lima sekjen parpol dan sejumlah petinggi partai lainnya di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (28/6/2019).

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menuturkan, Prabowo merasa perjuangannya belum selesai pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak seluruh dalil permohonan yang diajukan oleh tim hukum pasangan Prabowo-Sandiaga atas sengketa hasil pilpres.

"Pak Prabowo merasa perjuangan ini belum selesai, kesadaran untuk menyelamatkan masa depan bangsa harus terus dipelihara. Kesadaran untuk membangkitkan bangsa dan negara harus terus dipupuk karena ini menjadi kesadaran bersama yang hidup di tengah masyarakat," ujar Muzani saat memberikan keterangan seusai rapat internal.

Baca: Yusril Persilahkan Daftarkan Sengketa Pilpres Dibawa ke Mahkamah Internasional

Baca: Prabowo Dipastikan Tak Akan Hadir Saat Penetapan Jokowi-Maruf sebagai Calon Terpilih

"Oleh karena itu apa yang dikatakan Mahkamah Konstitusi adalah satu step dan kita berharap ada step-step berikutnya untuk membangkitkan kembali perjuangan kita di berbagai macam forum lain," tambah Muzani.

Dalam rapat tersebut akhirnya disepakati pembentukan kaukus oleh lima sekjen. Pembentukan kaukus bertujuan sebagai wadah komunikasi politik secara informal.

Muzani mengatakan, melalui kaukus tersebut, partai yang pernah mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga dapat membahas langkah-langkah kerja sama di berbagai forum.

Ia mencontohkan misalnya kerja sama antarpartai politik di dalam parlemen.

"Karena kita merasa bahwa perjuangan dan langkah-langkah perjuangan akan terus dilakukan pada masa-masa mendatang," kata Muzani.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved