Berita Banjar

Gunakan Uang Tabungan Hingga Jual Sawah Tebus Kios Pasar Bakung, Ana Harapkan Bisa Berjualan

Ana mengharapkan, Pasar Bakung bisa segera difungsikan. Terlebih tempatnya berjualan saat ini akan digusur untuk pembangunan jembatan Sungailulut

Gunakan Uang Tabungan Hingga Jual Sawah Tebus Kios Pasar Bakung, Ana Harapkan Bisa Berjualan
banjarmasinpost.co.id/m hasby suhaili
Pasar Sungai Bakung 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Rumput ilalang makin meninggi, nyaris menutupi kios Pasar Bakung di Desa Bakung RT 1 Kecamatan Sungaitabuk Kabupaten Banjar. Beberapa kios yang berlokasi di depan dindingnya agak retak.

Spanduk pemberitahuan bahwa Pasar Bakung dikelola oleh PD Pasar Bauntung Batuah sebagian robek. Terpampamg plang bahwa tanah lokasi dibangunnya Pasar Baking milik Pemkab Banjar.

Pemilik kios Pasar Bakung, Ana mengharapkan, Pasar Bakung bisa segera difungsikan. Terlebih tempatnya berjualan saat ini akan digusur karena untuk pembangunan jembatan Sungailulut.

“Saya membeli dua kios, satu kios Rp 30 juta posisinya di hok. Membeli kios itu menggunakan uang tabungan, sudah empat tahun tidak bisa diapa-apakan,” katanya.

Dia juga menjelaskan, sudah pernah juga mendatangani PD Pasar yang berkantor di Pasar Ahad Kertakhanyar Km 7. Dirinya mengonfirmasi pembelian kios di Pasar Bakung, dan hasil klarifikasi kios yang dibelinya tidak terlapis.

Baca: Fikry Sentil Mantan Pejabat Belum Kembalikan Sepeda Motor Dinas

Baca: BERLANGSUNG Moto2 MotoGP Belanda 2019 di Live Streaming Trans 7, Seri 8 MotoGP 2019 di Sirkuit Assen

Baca: Peringatan Doddy Sudrajat ke Vanessa Angel yang Bebas Setelah Sempat Terjerat Kasus Prostitusi Artis

Baca: BERLANGSUNG! Live Streaming Indosiar Badak Lampung vs Bali United di Liga 1 2019, Cek Link Vidio.com

“Mudah-mudahan bisa difungsikan, karena kalau tempat berjualan saya saat ini status sewa digusur karena pembangunan jembatan Sungailulut, bingung berjualan ke mana lagi,” ujarnya.

Seorang pemilik kios di Pasar Bakung yang minta namanya tidak dikorankankan mengatakan,
Membeli kios Pasar Bakung bersama anggota keluarganya yang lain.

Total ada 10 kios namun tiga kios diantaranya kepemilikan ganda.

Namun sudah diselesaikan oleh PD Pasar sehingga tiga unit yang terlapis tersebut posisimya bergeser, menempati blok B.

“Jangan ditulis nama saya, karena saya sudah dimintai keterangan di Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar. Sudah ‘diazab’ seharian sampai tidak makan bahkan dibentak-bentak juga,” katanya.

Halaman
123
Penulis:
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved