Berita Kalteng

Ikut-ikutan Teman Unggah Status Pornografi di Medsos, Dua Siswi Dipanggil ke Polda Kalteng

Tak bijak menggunakan media sosial (medsos), Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) memanggil pelajar

Ikut-ikutan Teman Unggah Status Pornografi di Medsos, Dua Siswi Dipanggil ke Polda Kalteng
KompasTekno
media sosial 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Tak bijak menggunakan media sosial (medsos), Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) memanggil pelajar, untuk mendapat pembinaan, Jumat (28/6) siang.

Satker yang dipimpin Kombes Pol Hendra Rochmawan, SIK MH memanggil dua pelajar putri yang masih duduk di bangku SMA kelas X atau kelas 1 di Palangkaraya.

“Ya benar, kemarin kami memanggil dua siswi SMA yang ada di Palangka Raya, setelah Tim Cyber Troop Bidhumas Polda Kalteng menemukan akun facebook dua siswi tersebut mengunggah status dan komentar yang mengandung unsur pornografi dan kata-kata seksual," terang Hendra, Sabtu (29/6).

Baca: Penolakan Vanessa Angel Dijemput Ayah Saat Bebas, Kekecewaan Mantan kekasih Bibi Ardiansyah

Baca: Raffi Ahmad Hanya Tunduk pada Nagita Slavina Karena Barang Berharga ini Dibongkar Eko Patrio

Baca: Tak Gubris Haters Gisella Anastasia Akan Tetap Mesra dengan Wijaya Saputra? Curhatan Ibu Gempita

Menurut pengakuan keduanya, lanjut Hendra, SN (15) dan PT (15) warga Jalan Palangkaraya ini, mengunggah status dan komentar yang mengandung unsur pornografi tersebut karena ikut-ikutan kawannya yang lain.

Keduanya tidak tahu kalau hal tersebut melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Kepada kedua pelajar ini, kami berikan pemahaman dan melakukan pembinaan agar mereka bijak menggunakan medsos serta tidak mengulangi perbuatannya lagi. Perbuatan semacam ini dapat mencoreng nama baik sekolah, orangtua dan keluarga," tambahnya.

Pihaknya mengimbau, kepada para orangtua dan pihak sekolah ikut mengawasi akun media sosial yang dimiliki putra putrinya dan anak didiknya sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

“Yang paling miris lagi, pelajar putri yang masih di bawah umur ini sering mengunjungi tempat hiburan malam (THM) seperti diskotek dan bar serta sering minum-minuman keras," tutur Hendra.

Kabidhumas berharap agar pihak-pihak terkait bisa menertibkan THM yang ada di Palangkaraya.

"Agar tidak mengizinkan anak-anak di bawah umur masuk ke dalam tempat hiburan tersebut," pungkas Perwira yang pernah menjabat sebagai Kapolres Kapuas tersebut.

Editor: Edinayanti
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved