Berita Regional
Kerap Terjadi Aksi Pencurian Sapi, Dua Maling Sapi di Lombok Tengah Diamuk Massa Hingga Tewas
Dua maling sapi yang belum diketahui identitasnya tersebut, tewas di tempat kejadian.
BANJARMASINPOST.CO.ID, LOMBOK - Demikian kesalnya dengan aksi perampokan sapi yang kerap terjadi di desanya, dua orang maling sapi yang kepergok saat beraksi menjadi sasaran amuk massa Dusun Dasan Dao, Desa Ranggegata, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (29/6/2019).
Dua maling sapi yang belum diketahui identitasnya tersebut, tewas di tempat kejadian. Kasus ini, langsung ditangani jajaran kepolisian setempat, Sabtu (29/6/2019).
Kepala Dusun Dasan Dao Sukriatman membenarkan kejadian tersebut. Kepada kompas.com dia menyebutkan, kejadian terjadi pada pukul 02.00 Wita.
"Kejadian semalam itu sekitar jam 02.00 malam. Pelaku perampokan tewas setelah dikejar dan diamuk masa, jadi meninggal" ungkap Sukri menggunakan bahasa Sasak, Sabtu sore.
Baca: Nicholas Sean Sebut Kesehatan Ahok BTP Saat Ultah Teman Puput Nastiti Devi, Eks Veronica Tan Sakit?
Baca: Live Trans 7! Live Streaming MotoGP Belanda 2019 Sirkuit Assen, Quartararo Start 1, Marquez & Rossi?
Baca: Diduga Terima Suap Rp 200 Juta, KPK Tetapkan Aspidum Kejati DKI Sebagai Tersangka
Baca: Ajarkan Bersyukur Orangtua Harus Jadi Tauladan, Anak Akan Mengikuti
Dia menyebutkan, tidak mengetaui identitas dari dua pelaku pencurian sapi yang tewas. Sebab, kasus tersebut langsung ditangani oleh pihak kepolisian.
"Kalau alamat perampok yang tewas, saya sendiri tidak mengetahui karena langsung dibawa pihak kepolisian" Ungkap Sukri.
Sukri mengatakan, korban pemilik sapi atas nama Kilun mempunyai puluhan ekor sapi.
Pada malam kejadian, Sukri berteriak maling menggunakan pengeras suara dari masjid dan membuat masyarakat berhamburan keluar untuk mengejarnya.
"Semalam itu saya teriak perampok, menggunakan speaker masjid, warga kemudian langsung keluar banyak mengejar perampok itu," cerita dia.
Baca: Hilang Kontak di Papua, Ini Identitas 12 Penumpang Helikopter MI-17V5 milik TNI AD
Baca: Banyak Ditanya Soal Sunat Deddy Corbuzier, Ini Jawaban Gus Miftah, Simak Manfaat Kesehatan Khitan
Sukriatman menuturkan bahwa sebelum-sebelumnya kampung tersebut sering didatangi perampok.
"Buka kali ini saja rampok terjadi di dusun ini, kemarin-kemarin juga sering terjadi, pemilik rumah kena kepalanya dengan parang" Tutur Sukriatman.
Sampai berita ini ditulis pihak kepolisian Lombok Tengah, belum dapat memberikan keterangan resmi terkait kejadian ini.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dua Maling Sapi Tewas Diamuk Massa di Lombok Tengah"
Penulis : Kontributor Lombok Tengah, Idham Khalid
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/telaten-juadi-telaten-merawat-ternak-sapinya-di-kandang.jpg)