Breaking News:

Tribun Smart

Kisah Dokter Iin Menjadi Relawan di Lokasi Bencana Tsunami

MEMILIKI segudang aktivitas tentu bukanlah hambatan bagi seseorang yang berprofesi sebagai dokter untuk melakukan kegiatan bersifat sosial.

BPost Cetak
Tribun Smart edisi cetak Minggu (30/6/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - MEMILIKI segudang aktivitas tentu bukanlah hambatan bagi seseorang yang berprofesi sebagai dokter untuk melakukan kegiatan bersifat sosial.

Terlebih apabila tenaganya memang sedang diperlukan oleh masyarakat yang sedang mengalami musibah berupa bencana alam.

Hal ini pula yang dilakukan oleh salah seorang dokter umum yang ada di Banua, bernama dr Syakinah Thalib.

Perempuan yang akrab disapa dokter Iin ini, beberapa waktu tepatnya September 2018 lalu menjadi salah satu relawan untuk korban gempa dahsyat sekaligus tsunami yang meluluhkantakkan kota Palu-Donggala.

Tidak hanya meluluhlantakkan Palu-Donggala, bencana tersebut pun menyebabkan ratusan orang meninggal dunia.

Baca: Sosok Fairuz A Rafiq Dibongkar Nikita Mirzani Bandingkan dengan Barbie Kumala Sari & Galih Ginanjar

Baca: Kisah Masa Kecil Maia Estianty Isyaratkan Jodoh Irwan Mussry Bukan Musisi Ahmad Dhani

Baca: Beda dengan Luna Maya yang Enggan Tampilkan, Syahrini Lakukan Ini Saat Bersama Reino Barack

Dokter Iin tidak sendirian menjadi relawan saat itu, karena ada sekitar enam orang lainnya dari Banjarmasin yang ikut menjadi relawan.

"Kebetulan waktu itu saya diajak oleh teman-teman dari komunitas Peduli Dingsanak untuk menjadi relawan, saya pun ikut. Ada sekitar tujuh orang yang jadi relawan, tapi yang berprofesi sebagai dokter hanya saya," katanya.

Aksi menjadi relawan ini pun cukup banyak dilakukan oleh dokter Iin dan kawan-kawan saat itu, misalnya membagikan sembako dan lain sebagainya.

Dan sesuai profesi dan keterampilan yang dimilikinya, dokter Iin pun berinisiatif untuk menjadi relawan khususnya berkaitan dengan medis untuk para korban yang selamat.

"Waktu itu kami datang untuk menyerahkan bantuan dengan membagikan sembako, menyerahkan perlengkapan salat, trauma healing (pemulihan trauma) dan juga melakukan pengobatan gratis," katanya.

Halaman
12
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved