Berita Tabalong

Tangani Gangguan Jiwa, Puskesmas Kelua Terima Pasien Hingga Dari Luar Daerah

Kebanyakan pasien skizofernia atau kesulitan membedakan mana yang nyata dan yang khayalan

Tangani Gangguan Jiwa, Puskesmas Kelua Terima Pasien Hingga  Dari Luar Daerah
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Puskesmas Kelua 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Kasus gangguan jiwa hingga kini masih ada ditemukan di Kabupaten Tabalong. Penanganan ini diterapkan hingga di tingkat kecamatan melalui Puskesmas.

Diantaranya di Puskesmas Kelua yang memiliki pelayanan untuk program kesehatan Jiwa. Fasilitas pelayanan ini dimanfaatkan dengan maksimal bagi warga Kelua dan kecamatan lain.

Pasalnya tidak semua Puskesmas dilengkapi dengan fasilitas pemeriksaan kesehatan Jiwa.

Petugas program kesehatan jiwa Saadatul Janna mengatakan pelayanan poli jiwa dilakukan satu bulan sekali.

Dalam setiap kunjungan bisa menerima pasien hingga 60 orang, poli jiwa dibuka setiap hari Selasa yaitu oleh dr Sofian.

Baca: Pandai Berbahasa Inggris, Gadis Hoby Fotografi ini Bercita-cita kerja di KBRI

Baca: Cara Shalat Syahrini Saat di Pesawat Jadi Sorotan, Istri Reino Barack Pakai Piyama Naik Jet Pribadi

Baca: Si Jago Merah Mengamuk di Komplek PT Elbana, 48 Kamar Mess Karyawan Terbakar Habis

Baca: Viral Kue Kekinian, Awal Penjualan Langsung Laku 50 Box

"Kebanyakan pasien skizofernia atau kesulitan membedakan mana yang nyata dan yang khayalan," ujarnya.

Pasien yang ditangani saat ini 85 hingga 160 orang, yang merupakan pasien baru dan ulangan. Meskipun hanya seminggu sekali seluruh pasien tetap ditangani dan diperhatikan obat obatan yang dikonsumsinya.

"Pihak keluarga bisa mengambilkan obat yang telah diresepkan di Puskesmas sehingga pasien jiwa terus mendapatkan perawatan," ujarnya.

Sayangnya saat ini ruang untuk poli jiwa masih bergabjng dengan poli umum, sehingga berdampingan dalam satu ruangan. Dan hal ini memang cukup mengganggu pelayanan kesehatan yang diberikan.

Pasien bukan hanya dari warga Kecamatan Kelua melainkan juga ada yang dari Kabupaten HSU karena letak puskesmas yang juga tidak terlalu jauh. Sebagian jugabada yang dari Batiro Timur KalimantannTengah.

Baca: Kecelakaan Maut di Ida Manggala HSS Minta 2 Jiwa, Muka Korban Hancur Nyaris Tak DIkenali

Baca: Tudingan Billy Syahputra pada Elvia Cerolline Soal Pernikahan Diungkap Syahnaz Sadiqah

Baca: Jalan Berlubang Hiasi Akses Alternatif Menuju Wisata Pantai di Tanahlaut

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan dr Taufiqqurahman mengatakan rencana relokasi Puskesmas Tanta nantinya akan menjadi jalan keluar terhadap kekurangannya ruangan untuk pelayanan penyakit jiwa.

Fasilitas penyakit jika di Puskesmas Kelua menjadi salah satu layanan unggulan karena banyak dari pasien luar kecamatan dan luar daerah.

"Saat direlokasi nanti ruangan akan dipisah, saat ini memang cukup sulit karena ruangan di bangunan Puskesmas Kelua ini sudah sulit diperluas karena keterbatasan lahan," ujarnya. (Banjarmasinpost.co id/reni kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved