Berita Banjarbaru

KPU Banjarbaru Usulkan Rp 20,6 Miliar untuk Pilwali Banjarbaru 2020, Sekda Sebut Belum Dirapatkan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru mengajukan usulan anggaran untuk pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru 2020.

KPU Banjarbaru Usulkan Rp 20,6 Miliar untuk Pilwali Banjarbaru 2020, Sekda Sebut Belum Dirapatkan
HO/humas pemko Banjarbaru
Sekda Banjarbaru saat Sosialisasi Kewaspadaan dini bencana di BPBD Banjarbaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru mengajukan usulan anggaran untuk pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Banjarbaru 2020.

Kini prosesnya sudah masuk ke Pemko Banjarbaru dan kemudian akan dibahas oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Banjarbaru.

Ketua KPU Banjarbaru Hergar Wahyu Hidayat menjelaskan, Senin (1/7/2019) diusulkan anggaran untuk Pilwali itu senilai Rp 20,6 miliar dan pengajuan itu sudah diterimakan oleh Wali Kota Banjarabaru, Nadjmi Adhani.

"Jumlah anggaran ini lebih besar dibanding anggaran Pilwali 2015 lalu yang berjumlah Rp 13 miliar, setelah sebelumnya diusulkan Rp 15 miliar," paparnya.

Ditanya soal persetujuannya? Hegar Wahyu Hidayat kemudian TAPD akan memerosesnya melalui rapat anggaran di DPRD Banjarbaru.

Baca: PDAM Banjar Ternyata Belum Pasok PAD bagi Kabupaten Banjar, Ini Alasan Diubah Jadi PT

Baca: SK Guru Honor Masih Terganjal di LPMP, Disdik Banjar Segera Lakukan Ini

Baca: Bupati Banjar Guru Khalil Sebut Ada Tambahan Penghasilan Bagi ASN Banjar Sesuai Kinerja

Baca: NEWSVIDEO : Berdalih Khilaf Seorang Ayah di Tambangulang Tanahlaut Tega Perkosa Anak Kandung

Soal kapan dananya dicairkan, kata Hegar, belum tahu, tapi setidaknya tanggal 1 Oktober nanti sudah harus dilakukan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD).

"Ketika ada hibah atau NPHD tersebut, sejak itu pula tahapan pilwali nanti dimulai," tandas Hegar sapaannya.

Diperkirakan waktu pencoblosan pada 23 September 2020, sesuai rancangan draft dari KPU RI. "Itu masih rancangan berupa draft, bisa saja berubah karena harus persetujuan DPRRI," kata Hegar

“Tapi itu baru rancangan yang kemudian harus disetujui kembali dalam rapat di DPR RI,” tuturnya.

Diektahui berdasarkan Pemilu serentak 17 Paril 2019, pemilih di Kota Banjarbaru, ada berjumlah 156.347 orang.

Sementara untuk jumlah calon yang akan berlaga dalam Pilwali Banjarbaru 2020, Hegar masih belum bisa dipastikan sebab proses pendaftaran belum ditetapkan.  

Sekda Kota Banjarbaru, Said Abdullah diminta respon menjawab singkat soal pengajuan dana hibah untuk Pilwali ini. "Belum dirapatkan," kata Sekda Banjarbaru singkat. (banjarmasinpost.co.id/Lis). 

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved