Berita Tanahbumbu

Sampaikan 4 Raperda Inisiatif, DPRD Tanbu Usulkan Pendamping pasien Dapatkan Bantuan Daerah

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanahbumbu kembali menyampaikan empat rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif, Senin (1/7/2019)

Sampaikan 4 Raperda Inisiatif, DPRD Tanbu Usulkan Pendamping pasien Dapatkan Bantuan Daerah
Dari Diskominfo Tanahbumbu
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanahbumbu kembali menyampaikan empat rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif, Senin (1/7/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanahbumbu kembali menyampaikan empat rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif, Senin (1/7/2019).

Penyerahan empat raperda oleh Wakil Ketua DPRD Tanahnumbu HM Alfiya Rakhman di ruang sidang peripurna DPRD, kepada Sekretaris Daerah H Rooswandi Salem selanjutnya dibahas pihak eksekutif.

Empat raperda antara lain Raperda tentang Kepemudaan, Raperda tentang Pembinaan dan Pemeliharaan Kesenian Tradisional, Raperda tentang Bantuan Pendamping Pasien Tidak Mampu dan Raperda tentang Pelestarian dan Pengelolaan Situs Cagar Budaya.

Terkait empat buah raperda disampaikan, Wakil Ketua DPRD HM Alfiya Rakhman mengatakan raperda tentang kepemudaan merupakan upaya bersama dalam mewujudkan generasi penerus yang sehat, generasi yang memiliki karakter kuat dan memiliki komitmen kebangsaan yang utuh serta mempunyai kompetensi unggul guna melanjutkan pembangunan daerah, terutama di Kabupaten Tanah Bumbu.

Baca: NEWSVIDEO : Sempat Alami Gangguan Internet, PPDB di Banjarmasin Berjalan Lancar

Baca: Sosialisasi ke Pesisir, KPw BI Kalsel Programkan Kas Keliling Susur Sungai, Bawa Dana Rp 2,7 Miliar

Baca: Dari Penyair Maulid Habsy, Suara Merdu Syarifah Terasah, Bawakan Lagu Religi Dangdut dan Pop

Baca: Pendaftar PPDB Online di SMKN 1 Pelaihari Tetap Datangi Sekolah untuk Dapatkan Informasi

Sementara raperda tentang pembinaan dan pemeliharaan kesenian tradisional, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2007 tentang pembagian urusan maka pemerintah daerah kabupaten/kota berwenang mengatur tentang perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan kesenian, karya seni yang bersifat positif yang ada di tengah masyarakat.

Sedangkan raperda tentang bantuan pendamping pasien tidak mampu, Alfiya merincikan hal itu merupakan keinginan dan aspirasi masyarakat tidak mampu yang menghendaki adanya bantuan dari pemerintah daerah kepada para pendamping pasien atau dengan kata lain keluarga yang mendampingi pasien saat dirawat inap di rumah sakit.

"Ketika ada warga yang dirawat inap di rumah sakit, tentu akan membawa konsekuensi terjadinya keadaan yang tidak stabil bagi keluarga yang menunggunya, sehingga akan berdampak kepada kelangsungan hidup atau pemenuhan kebutuhan hidup keluarga tersebut," jelasnya.

Menjadi alasan DPRD berinisiatif untuk membuat sebuah peraturan daerah yang nantinya dapat mengatur pemberian bantuan terhadap pendamping pasien.

Kemudian untuk raperda tentang pelestarian dan pengelolaan situs cagar budaya, sebagai upaya bersama dalam melindungi cagar budaya yang dimiliki.

Cagar budaya merupakan kekayaan daerah yang memiliki peran penting dalam pengembangan sejarah, ilmu pengetahuan dan kebudayaan, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Baca: Mencuri Sepeda Motor di Halaman Masjid di HSU, Tim Gabungan Bekuk Pelaku di Kalteng

Baca: KPU Banjarbaru Usulkan Rp 20,6 Miliar untuk Pilwali Banjarbaru 2020, Sekda Sebut Belum Dirapatkan

“Dalam melestarikan cagar budaya daerah tersebut perlu adanya kerjasama antara Pemerintah dan Masyarakat atau keterlibatan semua pihak untuk perlindungan, pengembangan, pengelolaan dan pemanfaatannya,” katanya.

Untuk mengatur semua hal tersebut perlu adanya sebuah peraturan daerah yang akan menjadi payung hukum dalam upaya pelindungan dan pemanfaatan cagar budaya yang dimiliki saat ini.

(Banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved