Kriminalitas Banjarbaru

Tersangka Penggelapan Mobil, Arul Ditangkap di Pintu Kedatangan Bandara

Achmad Amrullah tak menyangka, begitu turun dari pesawat yang mengantarkannya dari Jakarta ke Banjarbaru, sesampainya di pintu kedatangan Bandara

Tersangka Penggelapan Mobil, Arul Ditangkap di Pintu Kedatangan Bandara
HO Polres Banjar _jpg
Pelaku penggelapan dan saat diamankan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Achmad Amrullah tak menyangka, begitu turun dari pesawat yang mengantarkannya dari Jakarta ke Banjarbaru, sesampainya di pintu kedatangan Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru langsung ditangkap Unit Resmob Satreskrim Polres Banjar, pukul 21.00 wita, Jumat (28/6).

Pria yang akrab disapa Arul itu merupakan tersangka penggelapan mobil Toyota Avanza senilai Rp 75 juta.

Pelaku dengan modus meminjam mobil korban dan berjanji tiga hari akan mengembalikannya, namun lewat batas hari yang ditentukan bahkan hampir tiga bulan mobil Avanza tersebut tak kunjung dikembalikan oleh pelaku.

Bahkan Arul juga tidak ada kabar.

Baca: IS Peluk dan Lucuti Pakaian Dalam Anak Kandungnya, hingga Lakukan Perbuatan ini

Baca: Politisi Gerindra Sebut Kecenderungan Kader Arahnya Sama, Jadi Oposisi Pasca Pilpres 2019

Baca: Aksi Meludah Ayu Ting Ting Depan Ivan Gunawan Saat Galih Ginanjar Sindir Fairuz A Rafiq Ingat Enji?

Baca: 6 Fakta Penganiayaan 3 Anggota TNI di Klub Malam, Adu Mulut hingga Kopda Lucky Tewas di Lokasi

Kini tersangka masih mendekam di Mapolsek Martapura Kota dan jajaran Resmob Satreskrim Polres Banjar bersama Reskrim Polsek Martapura Kota terus melakukan pengembangan kasusnya, serta menelusuri keberadaan barang buktinya.

Kapolsek Martapura Kota, AKP Boma Wedyanto melalui Kanit Reskrim Polsek Martapura Kota, Ipda Bahterawan Munthe mengatakan, pelaku dengan korban memiliki hubungan.

Karena mobil yang dipinjam tidak dikembalikan oleh tersangka, maka korban pun melaporkan atas apa yang dialaminya ke Mapolsek.

"Arul setelah ditangkap di pintu kedatangan Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, langsung kami amankan ke Polsek Martapura Kota atas dugaan kasus penggelapan. Pasal 378 jo 372 KUHP, tersangka merupakan warga Perumahan Seribu Cindaialus, sedangkan korbannya warga Guntunglua Banjarbaru," katanya, Senin (1/7).

Munthe menegaskan, pihaknya masih mengembangkan kasus penggelapan tersebut bersama Resmob Satreskrim Polres Banjar.

Saat ini barang bukti yang berhasi diamankan hanya satu buah surat keterangan pembayaran dari pihak pembiayaan atau leasing atas status mobil Avanza tersebut dan satu fotokopi BPKB.

Dia menambahkan, korban membeli mobil Avanza tersebut secara kredit dan sudah membayar cicilan per bulannya kepada perusahaan pembiayaan sebanyak tujuh kali.

Sedangkan fisik mobil Avanza, berdasarkan pengakuan Arul bahwa sudah diserahkannya kepada temannya.

“Barang bukti mobil masih kami cari keberadaannya dan mengembangkan kasusnya," tutup Bahterawan Munthe.

(Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved