Ekonomi dan Bisnis

Tingkatkan Produk dan Jasa UKM Binaan, Apindo Kalsel Gelar Workshop ini

Pentingnya Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk melakukan riset terlebih dahulu agar produk dan jasanya bisa sukses di pasaran.

Tingkatkan Produk dan Jasa UKM Binaan, Apindo Kalsel Gelar Workshop ini
Istimewa/Apindo Kalsel
Kegiatan Workshop & Training Road To Digital By Product Research And Website dalam rangka memperingati hari UKM DPP Apindo Kalsel, di Hotel Aria Barito, Banjarmasin, Sabtu (29/06/2019) lalu. . 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pentingnya Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk melakukan riset terlebih dahulu agar produk dan jasanya bisa sukses di pasaran.

Hal ini diungkapkan, Founder Bintang Reseach Ani Agustri, di sela kegiatan Workshop & Training Road To Digital By Product Research And Website dalam rangka memperingati hari UKM sedunia yang dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kalsel, berlangsung di Hotel Aria Barito, Banjarmasin, Sabtu (29/06/2019) lalu.

"Dari data kami hanya 30 persen perusahaan yang melakukan riset sebelum menjual produk dan jasanya ke pasaran. Itu pun hanya perusahaan besar saja, sedangkan untuk UKM sangat sedikit sekali yang melakukannya," ungkapnya seperti dikutip dalam rilis yang diterima Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Studi Mengungkapkan Duduk Nonton TV Lebih Berbahaya bagi Jantung Dibanding Duduk Kerja

Baca: Alasan Sebenarnya Gisella Anastasia Tak Balas Komentar Gading Marten Terjawab, Pacar Wijin Ngaku

Baca: Akhirnya Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian Laporkan Galih Ginanjar ke Polisi? Ini Kata Hotman Paris

Baca: Daftar Film Hollywood Tayang Juli 2019, SpiderMan Far From Home hingga Spin Off Fast And Furious

Riset sendiri sangat berguna agar UKM dapat melihat secara spesifik tentang kebutuhan apa saja yang diperlukan oleh konsumen.

Dengan mengetahui terkait kebutuhan tersebut maka tentu UKM dapat membuat sebuah produk yang kemungkinan besar dapat diterima pasar.

Ada pun cara melakukan riset yang sederhana yaitu bisa dengan membuat kuisioner atau wawancara langsung terkait produk atau jasa seperti apa yang diinginkan oleh masyarakat.

Akan lebih baik koresponden yang diberikan kuisioner dan dilakukan wawancara adalah konsumen asli.

"Jika teman atau kerabat yang menjadi koresponden nanti kurang objektif hasilnya. Kalau sudah demikian akan berpengaruh terhadap hasil akhir risetnya," tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPP APINDO Kalsel, H Supriadi menambahkan, kegiatan yang dilakukan kali ini merupakan satu bentuk kepedulian organisasinya terhadap UKM binaan Apindo yang terdiri dari berbagai UKM dari sasirangan, makanan dan minuman.

"Saya berharap dengan adanya workshop ini UKM binaan Apindo Kalsel bisa lebih mengerti dalam membuat sebuah produk dan jasa yang terukur dan sesuai kebutuhan pasar. Dengan demikian produk dan jasa yang mereka jual bisa berkembang baik di kancah nasional hingga internasional," tuturnya.

Dirinya juga mengatakan, dalam waktu dekat Apindo Kalsel juga berencana mengirim perwakilan UKM di Banua untuk mengikuti pendidikan UKM di China yang bekerja sama dengan Alibaba.

"Semoga Apindo Kalsel bisa terus berpartisipasi dalam pengembangan UMKM agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalsel. Hal ini mengingat karena lebih 65 persen pertumbuhan ekonomi di Kalsel di sumbang oleh sektor UMKM," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved