Berita HSS

22 Pejabat di RS H Hasan Basri Ikuti Assessment, Pemkab HSS Gandeng ULM

Sebanyak 22 orang pejabat di Rumah Sakit H Hasan Basri (RSHB) Kandangan mengikuti assessmet

22 Pejabat di RS H Hasan Basri Ikuti Assessment, Pemkab HSS Gandeng ULM
Protokol dan kehumasan pemkab HSS
Bupati HSS H Achmad Fikry saat memberikan pengarahan kepada 22 peserta assessment di Aula RS H Hasan Basry Kandangan, Selasa (2/7/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Sebanyak 22 orang pejabat di Rumah Sakit H Hasan Basri (RSHB) Kandangan mengikuti assessmet atau proses penelusuran kemampuan kompetensi, Selasa (2/7/2019).

Kegiatan tersebut dibantu Tim Pusat Pelayanan Assessment Kompetensi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin. Assessment mulai dilaksanakan selama dua hari, sejak 1 Juli 2019 kemarin.   

 Direktur RSUD Brigjen H Hasan Basry Kandangan dr Hj Rasyidah melaporkan, RSHB Kandangan merupakan SKPD pertama yang melaksanakan hal tersebut. 

Sebanyak  22 peserta yang  memegang jabatan struktural maupun fungsional, hari ini menjalani  tes wawancara.

Baca: Inikah Bukti Ayu Ting Ting Ogah Disebut Selingkuhan Raffi Ahmad, Suami Nagita Slavina?

Baca: Kajari Tanbu Teken MoU Kesepakatan Tangani Kasus Perdata dengan PLN Kotabaru

Baca: Mahasiswa Datangi Kantor Bupati dan DPRD Kotabaru, Tuntut Selesaikan 7 Point Penting

Baca: 165 Calhaj PNS Siap Berangkat, Bupati HSS Lakukan Pelepasan

“Kegiatan ini dibantu Tim Pusat  Pelayanan Assessment  Kompetensi ULM,” kata drHj Rasyida, saat kunjungan ke RSHB, dalam rangka memberi pengarahan kepada para peserta yang terdiri pejabat atau pelaksana di RSHB.

 Turut hadir Sekda HSS H Muhammad Noor, serta Kepala BKD Diklat H Zulkipli.

Bupati HSS  H Achmad Fikry pada kesempatan itu menyatakan, RSHB merupakan SKPD pertama melaksanakan assessment  dan akan dilanjutkan SKPD lainnya. 

“Ini sudah biasa dilakukan untuk pejabat eselon II dan pejabat eselon III. Hasilnya nanti menjadi bahan bagi pimpinan dalam mengambil keputusan untuk menempatkan seorang pejabat,”jelasnya.

 Selain ikut assessment, suatu saat, kata Fikry bakal dilakukan pemeriksaan kesehatan bagi para pejabat untuk melihat riwayat kesehatannya.

Dengan begitu, memudahkan dalam penempatan untuk mengurangi risiko maupun beban kerja bagi pejabat  yang mengalami gangguan kesehatan.

Fikry pun menyatakan,  assessment  yang terakhir adalah asesmen  untuk calon Sekretaris Daerah.

 “Beberapa daerah tertentu  melaksanakan assessment   keluar daerah. Pemkab HSS memilih ULM sebagai upaya untuk ikut membesarkan dan memberdayakan ULM sebagai  perguruan tinggi kebanggaan Kalsel,”katanya. 

Baca: Batasan Krisdayanti Saat Aurel Hermansyah Ingin Nikah Muda, Atta Halilintar Atau Verrell Bramasta?

Baca: Sinopsis Film Spider-Man 2 di Bioskop Trans TV Jam 21.00 WIB Malam Ini Dibintangi oleh Tobey Maguire

Baca: PT DLU Batulicin Kerjasama Travel Wisata, Informasikan Wisata Jawa dan Bali

Ditambahkan, dalam menempatkan seorang pejabat, pihaknya tidak main-main atau coba-coba.

Mencari pejabat yang sempurna, kata Fikry jelas tak mungkin. Paling tidak, mendekati sempurna,  dan assessment salah satu faktor penilaian yang membantu pimpinan mengambil keputusan sesuai kompetensi masing-masing.

Bupati berharap RSHB terus berkembang dan maju sejalan dengan cita-cita daerah, menjadikan rumah sakit tersebut  unggul dalam berbagai hal pelayanan. (banjarmasinpost. co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved