Otomotif

Bahaya Bermain HP Saat Berkendara Empat Kali Lebih Besar dari Mengemudi di Bawah Pengaruh Alkohol

Salah satu faktor utama terjadinya kecelakaan lalu lintas adalah hilangnya konsentrasi pengendara di jalan.

Bahaya Bermain HP Saat Berkendara Empat Kali Lebih Besar dari Mengemudi di Bawah Pengaruh Alkohol
kompas.com
Ojek online menggunakna GPS pada ponsel saat berkendara mengantar dan menjemput penumpang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Salah satu faktor utama terjadinya kecelakaan lalu lintas adalah hilangnya konsentrasi pengendara di jalan.

Kehilangan konsentrasi ini, salah satu penyebab utamanya adalah, aktif menggunakan telepon genggam saat mengemudi.

Pelarangan menggunakan telepon genggam juga diatur dan dipertegas di Undang-undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Maka sudah pasti para pengguna jalan wajib tidak melakukan kegiatan ini ketika berkendara.

"Saya setuju sekali dan mendukung penuh atas langkah ini. Sebab potensi kecelakaan dari pengendara yang bermain HP sangat besar. Bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga orang lain," kata Jusri Pulubuhu, Pendiri dan Direktur Pelatih Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Senin (1/7/2019).

Baca: Suami Lakukan Pernikahan Sedarah dengan Adik Kandung, Istri Sah Lapor ke Polisi

Baca: Utang Galih Ginanjar Dibongkar Kakak Fairuz A Rafiq, Suami Barbie Kumalasari Sempat Ngaku Ini

Baca: Curhat Puput Nastiti Devi Saat Ultah Ahok BTP dan Kesehatannya Disebut Putra Veronica Tan

Baca: Daftar Pantangan Ibu Hamil Anak Kembar Seperti Irish Bella dan Syahnaz, Istri Ammar Zoni Wajib Ini

Menurutnya, pengendara yang menggunakan telepon genggam memiliki ancaman kecelakaan lebih besar daripada pengendara mabuk.

Karena pengendara tidak lagi memperhatikan jalan dan pengguna jalan disekitarnya.

"Menurut penelitian, bahaya bermain HP saat berkendara adalah empat kali lipat lebih besar dari seseorang yang sedang mabuk atau dalam pengaruh alkohol (dalam dosis 2 botol bir). Mereka sama saja dengan berkendara dengan mata tertutup, sedangkan pengendara mabuk masih melihat jalan walau responsnya lebih lambat," ucap Jusri.

Maka bisa dibayangkan, betapa bahayanya mengoperasikan atau bermain telepon genggam saat mengemudi.

Jusri juga menyarankan, bila memang alasan menggunakan telepon genggam untuk melihat atau memantau Global Positioning System (GPS) karena tuntutan pekerjaan, ada baiknya dilakukan secara benar dan aman.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved